Pasangan Capres Cawapres 01 Unggul di TPS Basis DPTb Ponpes Lirboyo Kediri

Kediri, koranmemo.com – Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (cawapres)  nomor urut 01 unggul atas pasangan calon nomor urut 02 di 8 TPS berbasis daftar pemilih tambahan (DPTb) dalam perhitungan sementara, Rabu (17/4). Pantauan di lapangan penghitungan yang sudah selesai tersebut 2.065 suara untuk pasangan capres cawapres nomor urut 01 berbanding 44 suara untuk pasangan capres cawapres nomor urut 02.

Delapan TPS yang berada di aula Muktamar Lirboyo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri tersebut merupakan TPS tambahan untuk menampung santri Pondok Pesantren Lirboyo tetap bisa memberikan hak suara meski tidak berada pada domisili. Tercatat mulai TPS 026, 027, 028, 029, 030, 031, 032, dan TPS 033 dijadikan satu dalam aula tersebut. Hal itu dilakukan lantaran semua pemilih yang ada adalah DPTb serta tidak berdomisili di daerah pilihan (Dapil) 6 DPR RI meliputi Kota, Kabupaten Kediri, Kota Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Tulungagung atau berdomisili di Jawa Timur.

“Ada 8 TPS tambahan berbasis DPTb yang ada di Aula Muktamar Lirboyo. Hanya 3 TPS yang kita siapkan surat suara DPD RI yakni sebanyak 705 surat suara, karena hanya itu yang warga Jawa Timur jadi berhak mendapatkan dua surat suara yaitu surat suara DPD dan surat suara pemilihan presiden. Sisanya hanya disediakan surat suara pemilihan presiden saja karena mereka luar Jawa Timur atau bahkan dari luar pulau jawa,” kata Anis Iva Permatasari Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Perencanaan, Informasi, dan Data.

Hasilnya, pemilih yang semuanya adalah santri pondok induk Lirboyo tersebut 2.065 memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01. Sedangkan, pasangan capres cawapres nomor urut 02 mendapatkan 44 suara, dan hanya 6 yang tidak sah. Sementara, dari total 2.398 daftar pemilih pada delapan TPS itu, 283 santri tidak memberikan hak suaranya.

“KPU memiliki sistem hitung (situng) sementara untuk mengetahui hasilnya. Sistem itu baru bisa dibuka pukul 22.00 WIB nanti. Itu hanya hitung sementara, hasil resminya tetap harus menunggu perhitungan resmi sekitar satu bulan lagi,” jelas Pusporini Endah Palupi Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Teknis.

Reporter Zayyin Multazam

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date