Pasang Portal Pengendali Rem Blong di Jalur Rawan Laka

Batu, koranmemo.com – Sebagai upaya menghindari terjadinya kasus kecelakaan di wilayah Kota Batu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu melakukan langkah antisipasi untuk meminimalisasi kecelakaan di jalur alternatif Klemuk yang menghubungan Pujon – Batu.

Kepala Dishub Kota Batu, Herawan Susetya, mengatakan, pemasangan portal batas maksimal 2 meter ini juga merupakan permintaan masyarakat Kelurahan Songgokerto agar kecelakaan yang terjadi beberapa hari kemarin bisa diminimalisir.

“Ini merupakan permintaan warga yang tujuannya untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Apalagi mengingat dalam beberapa bulan ini sudah ada beberapa kejadian laka lantas dengan satu korban meninggal dunia,” ujarnya, Minggu (8/9).

Dijelaskan, pemasangan portal ada di dua titik. Pada bagian atas berada di Pujon View dan bagian bawah di jalan perkampungan penduduk. Sementara, portal yang dipasang juga tidak paten sehingga saat Jalan Raya Payung terjadi bencana atau tak bisa diakses oleh kendaraan, pengendaran masih bisa melalui jalur payung.

“Portal memang tidak paten. Masih bisa dibuka. Tapi ketika jalur utama Payung tak bisa diakses, nanti menunggu perintah dari pihak kepolisian,” tutupnya.

Sekretaris DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat menjelaskan, pihaknya akan membangun pengendali rem blong yang diperkirakan panjangnya sampai 50 meter.

Bangunan itu untuk mengantisipasi kendaraan yang mengalami rem blong dan berpotensi kecelakaan.

“Rencana PAK 2019, bangunan pengendali rem blong. Itu sesuai rekomendasi forum lalu lintas,” ujarnya.

Dikatakan Alfi, hal terpenting lainnya adalah sikap pengemudi dalam menaati peraturan yang ada.

Sudah ada rambu larangan bahwa kendaraan besar tidak boleh melintas di kawasan Klrmuk yang curam. Namun selama ini banyak kendaraan tidak mengindahkan rambu-rambu lalu lintas itu.

“Beberapa kecelakaan terjadi karena truk yang melanggar peraturan. Tidak boleh itu satu arah, dari Pujon itu sudah ada rambu larangan terkait kendaraan berat. Kalau truk lewat payung,” ujarnya.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date