Pasang Markah Traffic Light ala Starting Grid MotoGP, Pengguna Jalan Serasa Mau Balapan

Share this :

Trenggalek, Koranmemo.com – Traffic Light di Simpang Tiga Widowati Trenggalek diubah mirip arena starting grid MotoGP. Di area tersebut, dipasang markah physical distancing untuk membatasi jarak antar pengguna jalan. Masing-masing pengguna jalan khususnya sepeda motor diberi jarak sekitar satu hingga dua meter.

Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Randy Asdar menyebut, pembatasan jarak antar pengguna jalan itu sebagai upaya pencegahan penularan pandemi Covid-19. Selain di Simpang Tiga Widowati, rencananya traffic light physical distancing bakal diterapkan secara menyeluruh. “Ke depan, progres kita di tiap simpang yang ada traffic light akan dibuat markah serupa,” kata Randy, Kamis (16/7).

Jarak antar pengguna jalan khususnya saat melintas di Simpang Tiga Widowati sudah diatur sedemikian rupa sesuai dengan batasan protokol kesehatan yaitu antara satu hingga dua meter. Pemasangan markah physical distancing itu merupakan kolaborasi antara pihak kepolisian, TNI dan pemerintah setempat. “Jadi masing-masing kendaraan kita berikan jarak aman (physical distancing) saat berhenti di lampu merah,” imbuhnya.

Randy tak menampik, awalnya banyak masyarakat yang heran dan kaget dengan adanya markah tersebut. Pasalnya, markah tersebut mirip dengan arena start perlombaan balap bak di MotoGP. “Namun seiring berjalannya waktu kami yakin masyarakat akan terbiasa dan menyadari bahwa hal itu perlu dilakukan demi keamanan dan keselamatan bersama untuk meminimalisir Covid-19,” kata Randy.

Pihaknya berharap markah physical distancing itu memberikan kontribusi positif pada masyarakat. Pasalnya, mereka akan terbiasa menjaga jarak dalam aktivitas apapun untuk mendukung adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19. Kebiasaan baru seperti rajin mencuci tangan pakai sabun, memakai masker hingga jaga jarak diharapkan menjadi sebuah budaya. “Ini sekaligus sebagai media edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Dias Ahmad Farid

Editor : Della Cahaya