Parpol Boleh Cabut Dukungan

Share this :

Kediri, koranmemo.com — Sampai Sabtu (12/9), belum ada partai politik (parpol) yang datang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri. Pada proses pendaftaran bakal calon pasangan (bapaslon), parpol boleh mencabut dukungan Yang diberikan kepada bapaslon yang sudah mendaftar pada 4 sampai 6 September lalu.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi SDM dan Parmas, Nanang Qosim menjelaskan, peraturan ini diterbitkan oleh KPU RI. “Memang diperbolehkan,” ujarnya.

Peraturan ini diperjelas melalui Surat nomor 758/PL.02.2-SD/06/KPU/IX/2020 mengenai Penjelasan Ketentuan Pasal 102 yang diterbitkan pada 11 September 2020.

Dalam surat tersebut menegaskan kembali terhadap pelaksanaan ketentuan Pasal 102 ayat (1) huruf b Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan PKPU Nomor 9 Tahun 2020.

Pada poin pertama, terhadap Parpol atau Gabungan Parpol yang telah mendaftarkan bapaslon pada masa pendaftaran 4 sampai 6 September 2020, apabila 1 atau lebih parpol membatalkan dukungannya kemudian bergabung dengan parpol atau beberapa parpol lain yang tidak mendaftarkan bapaslon pada masa pendaftaran 4 sampai 6 September 2020 karena tidak mencapai paling kurang 20 persen jumlah kursi dan perolehan suaranya tidak mencapai paling kurang 25 persen untuk mengajukan pasangan calon prosedur administrasi yang perlu menempuh beberapa hal.

“Bisa satu parpol, dua, atau lebih yang mencabut dukungan, ini sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bahkan, dari semua parpol yang mendukung, bisa mencabut keseluruhan dukungan,” imbuhnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Della cahaya