Para Santri Ajak Masyarakat Bersihkan Sampah Di Bengawan Solo

Share this :

Lamongan, koranmemo.com – Tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional (HSN). Berbagai cara dilakukan untuk meramaikan Hari Santri tersebut. Di Lamongan momen itu dijadikan sebagai kesempatan untuk mengajak masyarakat untuk membersihkan sampah yang ada di Sungai Bengawan Solo yang dilakukan oleh Banser Kalitengah.

Ketua PAC. GP ANSOR Kalitengah, H. Tamim Azhar, mengungkapkan,  aksi bersih sampah tersebut  untuk mengingatkan kepada semua warga akan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan. Karena selain dapat mencermari air bengawan, sampah juga dapat menyebabkan banjir.

“Gerakan bersih sungai dari sampah ini semoga menginspirasi masyarakat, agar mulai sekarang kita harus peduli dengan sungai. Jaga sungai, jangan buang sampah di sungai agar tidak tercemar,” tambah Tamim Azhar.

Tamim Azhar melanjutkan, Anshor tidak hanya mengajak atau menghimbau tapi memberi contoh nyata dan langsung yaitu membersihkan sampah yang ada di Bengawan Solo.

“Anshor tidak sekedar mengimbau, tapi melakukan gerakan nyata dan turun langsung untuk membersihkan sungai dari sampah. Bahkan Anshor bersama Banser menancapkan tulisan pesan moral disudut-sudut sungai, mulai dari tulisan ‘Yang Cantik Tidak Boleh Buang Sampah di Sungai Bengawan Solo’,  ‘Lestarikan Air, Lestarikan Sungai, dan Lestarikan Kehidupan’, ” tegas Tamim.

Tamim Azhar berharap, semoga tulisan moral ini tidak sekedar dibaca tapi juga diamalkan.  “Niat baik kami ini adalah bentuk pengabdian kami pada ibu bertiwi,” kata Tamim.

Dalam aksi tersebut, sebanyak 50 Banser Kalitengah yang dilibatkan yang membersihkan tumpukan sampah yang ada di bantaran dan sungai Bengawan Solo sepanjang wilayah Kalitengah, yaitu mulai Bengawan Solo yang melintas  di Desa Pengangsalan sampai Desa Sugihwaras Kecamatan Kalitengah.

Reporter Suprapto

Editor Della Cahaya