Pansus 1 DPRD Kab Blitar Cek Aset Kelurahan Kalipang

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Panitia khusus (pansus) 1 DPRD Kabupaten Blitar turun lapangan cek aset di Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Jumat (23/10). Pengecekan ini agar aset tetap terjaga nantinya.

Sebelumnya pansus 1 koordinasi terkait pengelolaan sungai Brantas di wilayah Kecamatan Sutojayan. Koordinasi ini soal pembahasan Ranperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Penataan Zonasi Bagian Wilayah Perencanaan (PZBWP) Sutojayan tahun 2019 – 2030, di BBWS Brantas pada Rabu lalu.

Pengecekan difokuskan pada aset tanah aset milik negara dengan luas 599 meter persegi yang sekarang digunakan untuk gedung olahraga. Ada juga kantor Kecamatan Sutojayan di kompleks Alun Alun Lodoyo yang rencananya akan dipindahkan ke selatan Kelurahan Kembangarum.

Ketua Pansus I, M. Rifai mengatakan kunjungannya masih mempunyai pekerjaan rumah. Yakni soal pemindahan pedagang kaki lima dan pasar Lodoyo. Ini agar saat ada event perayaan Siraman Gong Kyai Pradah tidak macet.

Baca Juga: Sulit Akses Wilayah Pelosok Saat Tracing, Dinkes Tulungagung Sediakan Motor

“Ada beberapa alternatif. Aset negara milik Pemda di Kelurahan Kalipang yang sekarang dijadikan gedung olahraga dan bersebelahan dengan terminal Lodoyo mungkin dibuat relokasi PKL atau RTH,” katanya.

Dia mengungkapkan alternatif lain, PKL bisa ditempatkan di eks kantor Kecamatan Sutojayan. Karena rencananya kantor kecamatan akan dipindahkan di Keluarahan Kembangarum.

Baca Juga: Sampah Popok Bayi Bisa Picu Kanker dan Stunting

Sedangkan untuk pasar Kalipang rencananya akan dipindahkan di luar Kelurahan Kalipang. Untuk Alun-Alun Lodoyo yang merupakan pusat penyelenggaraan event siraman Gong Kyai Pradah, direncanakan akan ditetapkan sebagai cagar budaya.

“Pansus 1 masih akan koordinasi dengan dinas lingkungan hidup terkait pembangunan taman di kompleks Alun-Alun Lodoyo. Sementara untuk masterplan pembangunan tempat siraman dan pesranggahan, kami koordinasi dengan dinas kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olahraga agar sinkron,” pungkasnya.

Reporter Abdul Aziz Wahyudi
Editor Achmad Saichu