Panglima Tegaskan Netralitas TNI Pada Pemilu 2019

Jombang, koranmemo.comPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa anggota institusi yang ia pimpin akan menjaga netralitas dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Ini diungkapkan Panglima menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan mengenai komitmen TNI dalam menghadapi pesta demokrasi tahun depan.”Netralitas TNI, seperti yang saya lakukan bersama Polri bahwa, institusi terbesar di negeri ini adalah TNI-Polri. Oleh sebab itu, saya bersama Kapolri melakukan safari ke Kotama (komando utama TNI), ke Polda maupun ke Kodam untuk memberikan penekanan tentang pentingnya netralitas,” kata Marsekal Hadi kepada wartawan usai ziarah makam Presiden RI ke – 4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rabu (19/9).

Menurut Panglima, pihaknya telah memberikan pembatasan kepada prajurit TNI dengan memberikan buku saku pegangan saat melakukan pengamanan, agar tidak melanggar netralitas TNI. Tentang netralitas TNI pada Pemilu 2019 tersebut, Panglima TNI juga tidak main-main dan akan menindak tegas prajurit yang terbukti melanggar.

“Sanksi tegas apabila melanggar. Oleh sebab itu saya minta bantuan rekan-rekan media, apabila ada prajurit TNI yang melanggar netralitas, mungkin membantu salah satu calon, laporkan kepada TNI melalui Puspen TNI. Sanksinya adalah mulai dari tidak dinaikkan pangkat, pendidikan, dan jabatan,” ancam Panglima TNI.

Panglima TNI juga menandaskan bahwa ‘nasib’ karir seorang anggota TNI sangat bergantung pada pendidikan, jabatan maupun kepangkatan. “Maka dari itu jika seperti itu (terdapat pelanggaran, red) maka selesai sudah (karirnya),” pungkas Marsekal Hadi.

Reporter Agung Pamungkas
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date