Pandemi Covid-19, Guru SLB di Ngawi Datangi Rumah Muridnya untuk Mengajar

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – Pandemi covid-19 membuat sejumlah sekolah terpaksa diliburkan dan siswa diwajibkan belajar di rumah. Namun tidak seluruh siswa mampu belajar mandiri di rumah.

Seperti yang dialami siswa difabel di Sekolah Luar Biasa (SLB) Beranda Istimewa Kabupaten Ngawi. Sejumlah guru SLB Beranda Istimewa tersebut harus rela mendatangi satu persatu rumah anak didik atau murid mereka.

Ketua Yayasan Beranda Istimewa Kabupaten Ngawi Renny Purwitasari menjelaskan, dari 21 siswa baru 8 siswa yang bisa dikunjungi. Selain memberikan pendampingan belajar dirumah, juga untuk mengetahui kondisi siswanya.

“Tidak hanya itu saja, kita juga mensosialisasikan penggunaan masker serta mengecek perkembangan pembelajaran siswa selama di rumah,” ujarnya, Jumat (15/5).

Untuk materi yang diberikan kepada setiap siswa, jelasnya, tentu berbeda. Sebab mereka memiliki kemampuan yang berbeda-beda.

Selama ini, pihaknya memberikan kegiatan harian di rumah mencangkup bina diri mulai dari pembelajaran yang sifatnya fisik, motorik, kongtif dan kegiatan lain membuat anak agar merasa nyaman.

“Kita juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada orang tua untuk tetap mendampingi anak dalam belajar setiap hari,” ujarnya.

Diakuinya, kondisi para siswa berkebutuhan khusus ini sangat berbeda dengan siswa umum. Sehingga diperlukan kesabaran dan pendampingan yang ekstra.

“Kalau yang rumahnya jauh proses pembelajaran dilakukan secara online dengan bertatap muka melalui video call,” pungkasnya.

Sementara itu, Ernawati salah satu wali murid mengungkapkan, selama pembelajaran di rumah, anaknya melakukan kegiatan yang ditugaskan sekolah. Mulai menebali huruf, menunjuk warna, menghafalkan huruf, menunjuk huruf dan membaca huruf hijaiyah.

“Karena dengan masa belajar dirumah yang masih diperpanjang hingga bulan juni anaknya sudah merasa kangen dengan suasana sekolah,” ujarnya.

Reporter Andika Abdilah/Juremi
Editor Achmad Saichu