Pandemi Corona, DPRD Kota Madiun Tetap Gelar Rapat Paripurna

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Di tengah pandemi virus Corona, DPRD Kota Madiun tetap menggelar rapat paripurna Selasa (24/3). Agenda penyampaian nota penjelasan LKPj Wali Kota tahun 2019 serta pandangan umum fraksi-fraksi tentang raperda pemanfaatan dan penggunaan bagian jalan daerah.

Meski demikian, dewan memberlakukan pembatasan tamu undangan. Pun, jarak mereka duduk juga dibatasi. Bahkan, tidak ada satu pun yang bersalaman.

Saking ketatnya, sebelum memasuki ruang paripurna suhu tubuh terlebih dahulu dicek menggunakan thermo gun. Dan mencuci tangan menggunakan antiseptic gel.

“Ini merupakan langkah kita mencegah penularan corona. Karena seperti kita ketahui, Kota Madiun dinyatakan zero corona,” kata Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya Bagus Miko Saputra.

Setelah pembacaan nota penjelasan Wali Kota dan pandangan umum fraksi selesai, dilanjutkan dengan penandatanganan persetujuan bersama.

Disitu, Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya, Wakil Ketua DPRD Istono dan Armaya, serta Wali Kota Maidi berdiri berjauhan sebagai bentuk menjaga jarak sosial mencegah penyebaran virus korona. “Ini bentuk social distancing. Makanya kita harus menjaga jarak,” jelasnya.

Meski di Indonesia kasus covid-19 semakin bertambah, namun DPRD Kota Madiun tetap melanjutkan agenda yang telah tersusun. Tidak ada pembatalan kegiatan. “Rapat akan kami lakukan sesuai protap. Yang mana, rapat-rapat DPRD tidak ada yang kami tunda,’’ tuturnya.

Dalam waktu dekat ini, DPRD bakal melakukan studi banding LKPj tahun 2019 dalam pulau mulai 25–27 Maret. Setelah itu mereka melaksanakan pendampingan LKPj bersama dengan tim dari UNS pada 30–31 Maret. ‘’Untuk pendampingan dengan UNS akan kami lakukan di dalam kota saja,’’ terangnya.

Reporter M.Adi Saputra/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date