Paman Tewas Digorok Keponakan, Leher Nyaris Putus

Nganjuk, koranmemo.com – Diduga dipicu hutang piutang, Supar (48) warga Dusun Ngrayung Desa Musirlor Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk tega menghabisi Damin (69) RT 03/RW 06 Dusun Ngrapah Desa Musirlor Kecamatan Rejoso, yang juga pamannya sendiri, Sabtu (17/8/2019) sekitar pukul 07.00 WIB.

Menurut saksi mata, Dasitun (52) istri korban, kejadian berawal saat suaminya hendak membuat WC dan septitank di belakang rumahnya. Tak berapa lama, datanglah keponakan korban (pelaku, red) dengan membawa parang.

“Sempat cekcok mulut yang didasari hutang lama sebesar Rp 23 juta dengan jaminan sertifikat tanah milik pelaku. Waktu mau dikembalikan minta uang Rp 200 juta dan suami saya ngotot ingin menguasai tanah tersebut,” kata saksi kepada penyidik.

Saat itu, korban  membawa gancu dan pelaku membawa parang. Usai cekcok dilanjutkan perkelahian dengan menggunakan senjata tajam. Korban yang sudah tua kalah gesit sehingga dibacok 4 kali oleh pelaku.

“Bacokan pertama tidak kena. Bacokan ke dua dan tiga mengenai leher dan ke empat mengenai kaki kanan korban hingga menghembuskan nafas terakhir,” ungkap Dasitun

Setelah membunuh pamannya, pelaku datang ke rumah Kamituwo Muji minta diantar menyerahkan diri ke Mapolsek Rejoso dengan membawa barang bukti parang yang digunakan untuk mehilangkan nyawa korban.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Moh. Sudarman mengatakan, akibat bacokan itu korban mengalami luka leher hampir putus dan kaki kanan robek.

“Selain mengamankan pelaku, petugas Polsek Rejoso juga mengamankan barang bukti berupa sebuah gancu, sebuah palu, sebuah topi dan sandal jepit warna hitam,” jelasnya.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date