Paman Cabuli Keponakan

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Kaseno (53) warga Kecamatan Ngancar, Kamis (27/10) siang dijebloskan tahanan Polsek Ngancar karena pada Rabu (26/10) malam masuk kamar menciumi Melati (14) keponakannya sendiri. Akibat perbuatannya ini pelaku dilaporkan oleh istrinya ke Polsek Ngancar. Kasus ini ditangani Polsek Ngancar dan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Kediri.

Kapolsek Ngancar, AKP Hadi Purnomo melalui Kanit Reskrim Bripka Henri Agung membenarkan pihaknya menerima laporan adanya tindakan tak senonoh yang dilakukan oleh paman kepada keponakan. “Pelaku menyerahkan diri dan mengakui perbuatanya melakukan hal tersebut,” jelasnya.

Peristiwa bermula dari pelaku yang saat itu sedang di rumah dan korban sedang berada di kamar. Tiba-tiba pelaku masuk kamar dan memberikan uang Rp 100 ribu pada korban dengan alasan untuk jajan.Nyatanya hal tersebut hanya modus saja dan tanpa diduga pelaku memeluk erat tubuh korban dan melakukan perbuatan yang tidak pantas.

Mendapatkan perlakuan dari orang tua asuh yang sekaligus pamannya ini, korban seketika berteriak dan mendorong tubuh pelaku hingga keluar kamar. Selanjutnya korban mengunci pintu kamarnya dari dalam. Teriakan korban ini didengar istri pelaku segera berlari ke arah sumber suara.

Setelah diketahui permasalahannya dan terjadi pertengkaran, istri pelaku menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke Polsek Ngancar. Diduga ketakutan ditangkap polisi berdasar laporan istrinya, pelaku mendatangi Polsek Ngancar menyerahkan diri dan mengakui perbuatanya.

Di depan petugas yang memeriksanya, pelaku mengakui perbuatanya tersebut sudah pernah dilakukan karena korban semakin dewasa dan cantik. Pelaku juga mengaku khilaf. Selama ini korban tinggal serumah dengan pelaku karena diangkat sebagai anak asuh sejak usia lima bulan dan orang tuanya tinggal di Pulau Sumatra.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku menjalani pemeriksaan polisi.Pelaku dilimpahkan ke Unit Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Kediri. “ Pelaku kita jerat pasal 82 ayat 1 UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman lima tahun,” imbuhnya.(bak)

 

Follow Untuk Berita Up to Date