Pakistan Terpilih Sebagai Pemimpin ECOSOC

Share this :

Islamabad, koranmemo.com – Pakistan telah terpilih sebagai pemimpin Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC) untuk periode 2020-2021. Perwakilan Pakistan untuk PBB, Munir Akram terpilih menjadi pemimpin dewan tersebut dengan suara yang bulat dan untuk keuda kalinya setelah menjabat pada 2005 lalu.

Dalam pemilihan ini, hanya ada satu suara yang tidak memilih Akram sebagai pemimpin ECOSOC. Suara tersebut datang dari perwakilan Chili sekaligus mantan Direktur Jenderal Organisasi Buruh Internasional (ILO), Juan Somavia.

Setelah terpilih, Akram dalam pidatonya mengatakan, saat ini ada tiga tantangan yang sedang dihadapi oleh negara-negara anggota PBB. “Tantangan itu adalah krisis kesehatan dan ekonomi, realisasi tujuan pembangunan berkelanjutan, dan ancaman eksistensial perubahan iklim,” katanya dikutip dari Anadolu, Jumat (24/7).

Dia juga mengatakan, saat ini ketimpangan telah menandai periode kita. Ketidaksetaraan itu disebabkan oleh warisan kolonialisme, pendudukan asing, dan rasisme yang terjadi di berbagai negara.

Lebih lanjut, dirinya juga berharap vaksin Covid-19 bisa segera tersedia dan harus bisa diakses oleh seluruh umat manusia. “Setiap orang di mana saja, baik kaya maupun miskin harus memiliki akses yang sama untuk mendapatkan vaksin,” katanya.

ECOSOC adalah lembaga di bawah PBB yang beranggotakan 54 negara yang didirikan pada tahun 1945. Lembaga ini termasuk lembaga utama di bawah PBB bersama Dewan Keamanan dan Majelis Umum.

ECOSOC berfungsi untuk mempromosikan kerja sama ekonomi internasional dan mengawasi kegiatan dari semua organisasi ekonomi internasional. Dalam menjalankan tugasnya, lembaga ini juga dibantu oleh lembaga PBB lain seperti Organisasi Buruh Internasional (ILO) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya