PAD Rendah, Pemkot Batu akan Tertibkan Ratusan Guest House

Batu, koranmemo.com – Masalah perizinan masih menjadi momok di bawah kepemimpinan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Pasalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih belum juga memenuhi target, yakni Rp160 miliar. Seperti disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Heli Suyanto, Minggu (10/11). Salah satu sebab utamanya adalah masalah kompensasi perizinan guest house, vila dan hotel di Kota Batu.

“Kami telah menyiapkan tim untuk melakukan sidak terhadap guest house yang belum memiliki izin. Berdasarkan data yang kami peroleh,
diantaranya terdapat 145 guest house yang masih belum mengantongi izin. 30 diantaranya sudah mendapatkan surat resmi namun belum mendapatkan respon,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Kota Batu itu menambahkan, tahap yang sedang berjalan hari ini adalah teguran berupa surat resmi telah dilayangkan. “Kita juga tidak serta merta sidak, kita beri kesempatan dulu kepada para pemilik untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak kunjung lengkap, maka kami akan lakukan pembekuan,” tegas politisi Partai Gerindra itu.

Terkait permasalahan ijin untuk usaha home stay, vila dan hotel yang masih menjadi permasalahan di Kota Batu, tidak hanya memantik reaksi dari pihak DPRD Kota Batu saja. PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) sebagai organisasi yang telah memiliki payung hukum, merasa terganggu dengan hadirnya usaha tanpa ijin itu di Kota Batu.

“Logikanya begini, kami yang ada dibawah naungan PHRI rutin membayar pajak. Nah dalam usaha guest house, vila dan hotel kami di PHRI pun juga bersaing branding, tapi menjadi fair sebab kami semua taat aturan apalagi membayar pajak,” pungkas Wakil Ketua PHRI Titik S Ariyanto.

Reporter: Doi Nuri
Editor: Arif Juli Prabowo

Follow Untuk Berita Up to Date