Otak Pembunuh Suami Dihukum Mati, Istri Korban: Saya Puas

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Heri Cahyono alias Gundul, salah satu terdakwa pembunuhan berencana terhadap Heru Susilo, warga Jalan Genen, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

“Terdakwa Heri Cahyono alias Gundul terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu, dengan pidana mati,” kata Ketua Majelis Hakim Salman Al Faris, Senin (24/2).

Putusan hakim, sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sementara dalam sidang terpisah, dua terdakwa lainnya Irwan Yudho Hartanto serta Hari Prasetyo alias Ateng divonis 10 tahun penjara.

Putusan itu, lebih ringan 5 tahun dari tuntutan JPU. Menanggapi hal itu, ketiga terdakwa maupun JPU mengaku pikir-pikir. “Kita masih pikir-pikir,” kata tim JPU, Deni Niswansyah.

Istri korban Heru Susilo, Hermin Sri Tiktoningsih mengaku bersyukur atas putusan tersebut. Vonis mati yang dijatuhkan Majelis Hakim dianggap telah setimpal dengan perbuatan yang dilakukan terdakwa. “Saya puas dengan hukuman mati terhadap terdakwa,” katanya.

Kasus pembunuhan ini terjadi pada 1 September 2019 lalu. Dalam fakta persidangan terungkap, terdakwa Heri Cahyono warga Desa Wayut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun itu mengaku memiliki dendam pribadi kepada korban saat berada di dalam Lapas Klas I Madiun.

 Setelah sama-sama keluar dari Lapas, terdakwa membeli sangkur dan berniat untuk melakukan balas dendam.
Saat menjalankan aksinya, Gundul terlebih dahulu menenggak minuman keras bersama dengan dua terdakwa lainnya.

 Setelah itu,  Gundul mengajak Irwan Yudho Hartanto dan Hari Prasetyo untuk mencari rumah korban. Sesampainya di rumah korban yang ada di Jalan Genen, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun tersangka utama langsung turun dari sepeda motor dan memasuki rumah Heru Susilo. Sedangkan Irwan dan Hari Prasetyo menunggu di atas sepeda motor.

Pun, aksi pembunuhan dilakukan oleh Gundul di depan anak korban yang masih di bawah umur. Selanjutnya, otak pembunuhan tersebut langsung melarikan diri bersama dengan dua terdakwa lainnya. Tak berselang lama, petugas kepolisian berhasil meringkus ketiganya dilokasi yang berbeda.

Reporter M.Adi Saputra/Juremi

Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date