OP Pemprov Belum Efektif

Harga Gula dan Minyak Goreng Masih Tinggi

Madiun, Memo

Operasi pasar (OP) digelar oleh Disperindag Provinsi Jawa Timur di wilayah Kabupaten Madiun belum efektif menekan kenaikan harga komiditi pada Ramadan tahun ini. Buktinya, harga gula di pasaran masih bertengger pada kisaran Rp 16 ribu perkilogram, dan minyak goreng kemasan bermerk Rp 12 ribu perliter.

Gelaran OP oleh Pemprov Jatim diwilayah Kecamatan Dagangan beberapa hari lalu.
Gelaran OP oleh Pemprov Jatim diwilayah Kecamatan Dagangan beberapa hari lalu.

“Harga pasar ini menyesuaikan harga ditempat kulakan, dari sananya sudah tinggi masak harus dijual murah. Operasi pasar tidak akan mampu menurunkan harga,” kata salah seorang pedagang sembako di pasar Pagotan, Winarsih.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Periwisata (Diskoperindagpar) Kabupaten Madiun, Agus Suyudi, membenarkan jika operasi pasar yang digelar diwilayahnya tidak dapat berpengaruh terhadapharga sejumlah kebutuhan pokok dipasaran.

“Sampai saat ini belum berpengaruh terhadap harga, karena tujuan operasi pasar itu bukan untuk menggoyang harga, kalau untuk menggoyang harga kan dilakukan serempak diberbagai tempat, ini kan sehari hanya dua tempat,” terang Agus Suyudi.

Operasi pasar digelar dari tanggal 27 Mei hingga tanggal 1 Juli tersebut dipusatkan di beberapa pasar diwilayah kabupaten Madiun bagian selatan. “Diperkirakan untuk harga gula pada akhir lebaran akan turun karena sudah banyak pabrik yang beroperasi sehingga dipastikan gula akan membanjiri pasar,” pungkasnya. (st/jur)

Follow Untuk Berita Up to Date