Olahraga Bersepeda, Ini Manfaatnya

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Bersepeda merupakan olahraga yang sangat digemari oleh masyarakat terutama anak muda karena bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar tetap sehat. Namun setiap orang memiliki gaya tersendiri saat bersepeda seperti bersantai, sekedar hobi, dan mengejar kecepatan. Masa pandemi banyak masyarakat yang mulai bermunculan melakukan kegiatan dengan bersepeda karena mereka ada yang merasa bosan di rumah terus dan hanya ingin mengikuti temannya.

Menurut Andi Pradana(21) penggemar sepeda warga Kelurahan Campurejo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, bersepeda merupakan olahraga santai yang bisa dilakukan oleh semua orang karena caranya yang mudah, namun masih kebanyakan orang-orang yang bersepeda pada hari libur karena pada hari biasa mereka ada yang sibuk bekerja.

Sedangkan dia justru menjadi kegiatan rutinitas setiap hari baginya karena sering bersepeda dengan menempuh jarak puluhan seperti naik ke lebak tumpang, air terjun dolo, Ngleyangan, dan gunung kelud. Sedangakan jika ada kegiatan sepeda, dia selalu hadir dimanapun acara tersebut dilaksanakan.

“Setiap hari saya gowes sendiri di wilayah Kediri kadang mencapai 10 sampai 20 kilometer, namun saat hari libur biasanya ke Tulungagung dan Nganjuk bersama kakak saya,” katanya.

Andi menjelaskan, sebelum berangkat sepeda dia selalu melakukan pengecekan kepada sepedanya seperti memompa ban, rantai, dan rem tujuannya saat perjalanan bisa lancar, aman, dan tidak ada kendala. Selain itu harus membawa air putih dan alat servis sepeda untuk jaga-jaga jika sewaktu-waktu di jalan ada masalah.

Sedangkan sebelum melakukan gowes sepeda maka harus istirahat yang cukup agar badan lebih bugar dan kondisi badan harus sehat karena jika kondisi tidak sehat, maka saat perjalalanan bisa menjadi pingsan, banyak minum air putih untuk menghindari keadaan dehidrasi saat gowes, harus makan dengan makanan yang bergizi seperti buah buahan, telur, sayur-sayuran, dan susu.

“Untuk manfaat bersepeda yaitu bisa meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan otak, dan menghilangkan rasa stress,” ujarnya.

Di awal pandemi, dia justru mengurangi kegiatan gowes karena pemerintah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk diam di rumah akhrinya mengikuti anjuran pemerintah sebagai langkah untuk mencegah penyebaran covid-19. Selain itu selama dua minggu dia sempat berada di rumah karena ada tetangganya yang terkonfirmasi Covid-19 dan memanfaatkan waktunya di rumah melakukan servis sepedanya seperti mengganti Stir, rantai, dan memasang lampu sepeda. Maraknya masyarakat yang melakukan gowes sepeda membuat dia menjual lampu sepeda di rumahnya karena pada malam hari di jalanan banyak orang yang gowes sehingga perlu memasang lampu sebagai tanda bagi penggendara lain agar lebih waspada untuk mencegah terjadinya tabrakan.

“Saat ini yang gowes mulai sepi tidak seperti biasanya dan semoga gowes ini bisa tetap dilaksanakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Reporter Rizky Rusdiyanto
Editor Achmad Saichu