Oknum Jogoboyo Dituntut Mundur

Share this :

Diduga Selingkuh dengan Istri Kades

Ponorogo, koranmemo.com – Desa Duri Kecamatan Slahung, Jumat (13/1) kemarin mendadak gempar. Ratusan pemuda mendatangi kantor desa setempat, menuntut agar Martip Nur Nurbiyanto (37) seorang perangkat desa (Jogoboyo) yang tinggal di RT 04/RW 02 Dukuh Telogo desa setempat diberhentikan.

Massa menuding jika oknum Jogoboyo itu bermoral bejat lantaran telah berselingkuh dengan Endang Maendah (42)  yang tak lain adalah istri Suroto (50) kepala desa setempat. Bahkan, warga mengancam akan menggerakkan massa lebih banyak jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Emosi 300 masa yang mayoritas para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna desa itu, diluapkan dengan berorasi di depan kantor desa setempat. Mereka juga membawa poster bertuliskan tuntutan seperti, “Turunkan Jogoboyo Mesum,Jangan Lindungi Perusak Moral Masyarakat, dan Nafsumu Menghancurkan Masyarakat”.

Kordinator aksi, Aan (30) mengatakan, aksi massa ini buntut belum jelasnya tuntutan warga terkait pencopotan sang Jogoboyo yang diduga selingkuh sejak dua bulan lalu. Ia mengancam bila Martip tidak dipecat, maka akan mengerahkan massa lebih besar ke kantor desa.

”Kami menuntut Jogoboyo mundur, dipecat dan diproses hukum. Sudah dua bulan tidak ada kejelasan kasus ini. Kalau tidak kami akan bawa massa lebih banyak lagi,” ancamnya.

Perwakilan massa sempat melakukan mediasi dengan sejumlah pihak seperti  Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Koramil Slahung, dan Polsek Slahung, namun menemui jalan buntu.

Sementara itu, Pj. Sekdes Duri, Sahri berdalih, pihaknya masih menunggu kepastian dari Muspika Slahung terkait masalah ini. Pasalnya, pada Senin (16/1) esok, kasus ini akan diselesaikan, dengan menghadirkan sang Jogoboyo dan Istri Kades Duri. ”Hasilnya, Senin akan diselesaikan oleh muspika, dengan menghadirkan pelaku,” ucapnya.(znl)