Oknum Dinas Diduga Intervensi Pemenangan Lelang

Trenggalek, koranmemo – Dari 236 paket pekerjaan yang sudah diupload pihak Unit Lelang Pengadaan (ULP) di Bagian Admiministrasi Pembangunan dan Layanan Pengadaan Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek menyisakan masalah yang krusial serta membuat karut marutnya percepatan pembangunan di kabupaten ini.

Karut marutnya persoalan dugaan kuat akibat intervensinya segelintir oknum dinas atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang justru bertanggung jawab secara adiministratif pengadaan pekerjaan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sedang melaksanakan paket pekerjaan tersebut.

M. Hadi Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek mengakui jika kondisi lelang proyek yang saat ini pihaknya awasi pelaksanaannya masih jauh dari yang diharapkan. Sehingga komisinya akan melakukan pemanggilan pihak OPD utamanya di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Lingkup Pemkab Trenggalek. “Ada indikasi pelaksanaan lelang justru diributkan kepentingan oknum dinasnya itu sendiri,”ucapnya, Senin (31/7).

Dikatakan, oknum itu sangat berpengaruh kepada perjalanan secara teknis para pelaksana kegiatan lelang . Mulai Pejabat Pelaksana Teknis kegiatan (PPTK) sampai kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di item kegiatan.

“Ya informasi yang kami terima mereka mengintervensi ke PPK dan PPTK untuk memenangkan lelang ,”lanjutnya.

Oleh sebab itu banyak rekanan mengeluh akan kondisi ini, masih kata M Hadi, dengan kerugian pihak rekanan yang harusnya menang tetapi mereka gagal akibat ulah oknum tersebut.

“Laporan kami terima sepertinya lelang dipermainkan oknum,”jelasnya.

Penulis : Agus Riyanto

Editor   : Hamzah Abdillah

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.