Nyate Bareng Ala Santri Saat Idul Adha

Jombang, koranmemo.com – Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah sebagian besar santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Kecamatan Diwek tidak mudik ke kampung halaman. Sebagai gantinya, mereka merayakan hari raya kurban dengan menggelar acara nyate bareng di lingkungan pondok, Rabu (22/8).

Pantauan wartawan, usai pelaksanaan salat Ied, para santri berkumpul. Ada yang menyaksikan proses penyembelihan, dan ada pula yang bersiap membantu untuk membersihkan daging.

Setelah daging siap, santri berbagi tugas. Ada yang mengiris daging di halaman pondok, ada pula yang menyiapkan bumbu serta menyiapkan kelengkapan alat bakar sekaligus arangnya yang kemudian membakar sate bersama-sama.

“Nyate bareng ini memang sudah jadi tradisi ya. Karena santri tidak libur. Disini juga diajarkan kebersamaan dan saling membantu,”  kata Lukman Hakim, salah satu pengurus pondok kepada wartawan di lokasi.

Dalam Idul Adha tahun ini, lanjut Lukman, ponpes yang didirikan KH Hasyim Asy’ari ini diberi amanah menyembelih 29 ekor sapi untuk kurban. “Alhamdulillah kurban bisa kita salurkan. Tidak hanya untuk santri juga untuk masyarakat sekitar. Untuk santri hanya sekian persen saja,” ujarnya.

Sementara, Muhammad Ridhan Efendi (12), salah satu santri mengaku senang bisa ikut kegiatan bakar sate ramai-ramai dengan para santri lain. “Senang karena tadi juga diajari bikin sate sama pak ustadz,” ungkap Ridhan.

Santri asal Banten ini menambahkan, keasyikan lain dari acara nyate bareng ini bisa membiasakan berbagi sejak dini. “Di sini saling bantu saat memproses sate sebelum dibakar, sehingga kebersamaan tetap terjaga,” pungkasnya.

Reporter Agung Pamungkas
Editor Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date