Nyaris Kalah, Singo Edan Berbagi Poin dengan Persija 1-1

Share this :

Malang, koranmemo.com – Arema FC harus puas berbagi poin dengan tamunya Persija Jakarta, setelah dalam pertandingan lanjutan Liga 1,  di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Sabtu (23/11) sore, berakhir imbang 1-1 (0-0).

Di hadapan pendukung fanatiknya, tim tuan rumah justru tertekan sejak menit awal pertandingan. Tampak permainan  anak asuhan Milomir Seslija ini tidak berkembang. Peluang untuk tuan rumah datang pada menit ke-20 ketika Makan Konate mampu melepaskan tendangan setelah menerima umpan pendek dari Rifaldi Bawuo. Namun sayang, tendangan first time dari Konate masih membentur badan Sandi Darma Sute.

Peluang emas didapatkan Persija Jakarta pada menit ke-43 yang mendapatkan hadiah penalti setelah Riko Simanjuntak dijatuhkan di kotak terlarang. Akan tetapi, Marko Simic yang maju sebagai eksekutor gagal mengeksekusi penalti tersebut setelah Kartika Ajie berhasil menepis tendangan keras sang top scorer sementara Liga 1 2019 itu. Skor kacamata bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Persija mempunyai peluang lewat sepakan Ryuji Utomo. Mendapatkan umpan silang dari Riko di sisi kiri, Ryuji yang tak terkawal melepaskan tembakan volinya, namun bola masih melambung.

Persija akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui gol yang dicetak oleh Marko Simic. Memanfaatkan umpan silang yang dilepaskan oleh Novri Setiawan, sundulan Simic mengarah ke pojok gawang dan tak bisa dijangkau oleh Kartika Ajie di menit ke-76, skor 1-0 untuk keunggulan Persija Jakarta.

Lima menit sebelum pertandingan berakhir, Arema mendapatkan hadiah penalti dari wasit setelah Ryuji Utomo dianggap melakukan pelanggaran handball didalam kotak penalti. Makan Konate yang berperan sebagai algojo sukses menggetarkan jala gawang yang dikawal oleh Shahar Ginanjar, menit ke-87. Skor imbang bertahan hingga laga usai.

“Persija bermain lebih baik daripada Arema, namun kita kalah beruntung. Hukuman penalti tadi seharusnya bukan milik kami, itu adalah tugas wartawan untuk mengungkap faktanya,” ungkap pelatih Persija Edison Tavares dengan nada kesal.

Sementara itu, juru racik strategi Arema FC Milomir Seslija mengakui timnya bermain di bawah performa. Absennya beberapa pemain kunci karena cedera, dijadikannya sebuah alasan tidak maksimalnya perlawanan kepada Persija. “Semua orang tahu, kita bermain dengan mayoritas pemain lapis kedua. Persija bermain full time, sejak awal saya katakan laga ini akan berlangsung berat bagi kami,” tandasnya.

Reporter Doi Nuri
Editor Arif Juli Prabowo