Nunggak Pajak, Tambang Galian C Disegel

Madiun, koranmemo.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), pada Rabu (19/9) siang, menyegel tambang material pasir dan batu (sirtu) milik Dedi Sapto Pamungkas, di Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Madiun, karena menunggak pajak.

Tambang sirtu seluas sekitar lima hektar ini sudah beroperasi sekitar satu tahun. Sedangkan tunggakan pajak mencapai Rp 52 juta. “Kita sudah memberikan surat peringatan tiga kali, namun tidak diindahkan,” kata Kabid Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) DPMPTSP Kabupaten Madiun Aris Budi Susilo.

Segel ditancapkan pada pintu keluar masuk area tambang. Isi papan tersebut menyampaikan bila tempat usaha disegel karena melanggar dua perda sekaligus. Yakni, Perda Pemprov Jatim 1/2015 tentang Pembayaran Pajak Pertambangan Bahan Galian C dan Perda Kabupaten Madiun 12/2010 tentang Pajak Daerah. ‘’Kami melihat tidak ada itikad baik dari penambang,’’ ucapnya.

Menurut Aris, penutupan itu bersifat sementara. Dinas ESDM Jatim yang berwenang menyegel permanen selaku leading sector usaha penambangan. “Segel bakal dilepas bila pemilik usaha telah melunasi utang pajaknya,” katanya.

Pantauan di lokasi, proses penyegelan berlangsung kondusif. Lokasi tambang galian dalam keadaan sepi, dan tidak tampak satupun pekerja tambang. Kabid Penegakan Produk Hukum Satpol PP Kabupaten Madiun Eko Budi Hastanto menegaskan, akan menindak secara hukum jika ada pihak-pihak yang berani memindahkan atau merusak segel tersebut.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date