[Nominasi 10 lomba menulis online] Sukses Kendalikan Rupiah, Kota Kediri Raih Gelar Inflasi Terendah se-Jatim

Kediri, koranmemo.com – Tingkat inflasi di Kota Kediri aman terkendali. Terbukti, Kota Kediri meraih prestasi sebagai kota dengan inflasi paling rendah selama 3 tahun terakhir se-Jawa Timur. Tingkat inflasi yang rendah ditunjang dengan potensi hasil alam Kota Kediri yang meningkat, menjadikan ekonomi Kota Kediri berada dalam posisi aman.

Harga-harga bahan pokok dan penunjang kebutuhan hidup lainnya bisa dibilang cukup stabil. Tidak ada peningkatan yang signifikan. Bahkan, beberapa produksi alam seperti tembakau meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Achmad Fauzi, selaku Ketua Kas Pelayanan Perbankan Bank Indonesia (BI) Kediri, jalan Brawijaya no.2, Kecamatan Kota, Kamis (22/8).

Fauzi memerinci, inflasi di Indonesia bisa saja terjadi karena kelangkaan produksi barang. Permintaan masyarakat terus menanjak naik, sedangkan jumlah barang di pasaran terus menurun.

“Kalau inflasi terjadi, ya Bank Indonesia bekerjasama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Nanti kita buat kebijakan untuk menurunkan tingkat inflasi. Kalau cabai mahal, ya didatangkan cabai dari luar wilayah. Dengan begitu, jumlah di pasaran akan terjaga dan harga tetap stabil,” tambahnya.

Di akhir sesi wawancara, Fauzi mengatakan, inflasi yang terjadi dapat membahayakan perekonomian masyarakat. Terutama masyarakat dengan gaji di bawah Upah Minimum Rakyat (UMR). Tentu saja mereka akan merasa terbebani dengan harga barang-barang yang naik sedangkan upah mereka tetap pada kisaran yang sama.

Reporter : Zaidatu Khoirun Nisa

Editor: Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date