[Nominasi 1 lomba menulis online] Gandeng Bank Indonesia, Koran Memo Berikan Edukasi Tentang Uang Palsu

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Untuk menghindari maraknya peredaran uang palsu, Koran Memo Group bersama dengan Bank Indonesia mengadakan sosiaisasi Cara Mengenenali Uang Palsu, Rabu (21/10) di Aula Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kediri, Jalan Brawijaya Kota Kediri. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-5 Koran Memo serta ulang tahun ke-3 koranmemo.com.

Asisten Manager Bank Indonesia Perwakilan Kediri, Achmad Fauzi menyampaikan materi sosialisasi ini kepada 225 pelajar SMA. Pria yang sudah bekerja di Bank Indonesia sejak tahun 1994 ini mengungkapkan pada peserta cara untuk mengetahui keaslian uang rupiah. BI mengimbau untuk melakukan langkah 3D, yakni diterawang, diraba dan dilihat. Ini adalah salah satu strategi bagaimana cara memastikan keaslian uang rupiah.

Sementara untuk menjaga keawetan uang rupiah yang beredar di masyarakat, masyarakat diminta untuk tidak melakukan lima D. Jangan diremas, dilipat, dibasahi, dicoret, dan distaples. Hal ini adalah salah satu program BI dalam menjaga keawetan uang, karena Indonesia salah satu negara yang boros dengan uang baru.

“Peredaran uang palsu di Kediri sangat signifikan, karena uang yang masuk ke sini melalui perbankan,” ujar pria yang menyandang gelar Penyelia Perkasa ini.

Fauzi menambahkan, uang palsu sangat berdampak pada inflansi Indonesia. Jika uang palsu tidak terdeteksi maka uang tersebut akan menjadi sarana untuk transaksi, jadi perhitungan uang yang direncanakan pihak Bank Indonesia selama 1 tahun ini sangat berpengaruh untuk perekonomian Indonesia.

“Sanksi untuk pelaku peredaran uang palsu adalah 15-20 tahun penjara atau Rp 10 miliar untuk uang yang dikeluarkan. Sedangkan uang yang paling banyak dipalsukan adalah pecahan Rp 100.000,00 dan Rp 50.000,00.” ungkap Fauzi.

Untuk informasi, dalam penyelenggaraan kegiatan ini, Koran Memo Group bekerja sama dengan Bank Indonesia, PT gudang Garam Tbk, Kodim 0809 Kediri dan Dinas Pendidikan Kota Kediri.

Reporter: Anggi Nuari Nur’Azizah – SMAN 1 Grogol

Editor: Della Cahaya Praditasari