Ngoplo Sambil Ngopi, Pemuda ini Dicengkeram Rajawali 19 Polres Nganjuk

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Pernyataan perang terhadap narkoba, rupanya bukan slogan semata. Buktinya, setelah merangket 4 pengedar narkoba, Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk tak surut langkah.

Minggu (19/1/2020) sekitar pukul 22.30 WIB, tim antinarkoba kembali mencengkeram mangsanya, yakni terduga pengedar pil dobel L, di warung kopi wilayah Desa Klurahan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk.

“Terduga pengedarnya, Siswanto alias Kutuk (23) pekerja serabutan warga RT 02/RW 01 desa setempat,” ujar AKP Moh. Sudarman Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Senin (20/1/2020), kepada koranmemo.com.

Sudarman menjelaskan, awalnya petugas mengamankan 3 pemuda, yakni Tri, warga Desa/Kecamatan Baron; Hon, warga Desa Drenges Kecamatan, dan Siswanto alias Kutuk, warga setempat di sebuah warung kopi.

“Saat digeledah, di saku celana samping sebelah kiri milik Tri, ditemukan barang bukti 96 butir pil dobel L yang dibungkus plastik klip yang dimasukkan bekas bungkus rokok,” urainya.

Kemudian, tim antinarkoba ini menggeledah Hon, dan menemukan 12 butir pil dobel L yang dibungkus grenjeng dibuang di bawah kursi yang didudukinya. Sedangkan pada diri Siswanto alias Kutuk ditemukan sebuah ponsel.

“Menurut pengakuan Tri dan Hon, pil koplo itu dibelinya dari Siswanto alias Kutuk. Akhirnya tersangka, saksi, berikut barang bukti diserahkan ke Unit II Satresnarkoba Polres Nganjuk untuk proses penyidikan lebih lanjut,” kata Sudarman.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso mengatakan, di hadapan penyidik, tersangka Kutuk mengaku mendapat pil koplo dari wilayah Jombang.

Saat ini, kata Pujo, Unit Resmob Satresnarkoba Polres Nganjuk masih melakukan pengembangan asal barang, atau bandarnya. “Kami menduga dobel L itu didapat dari salah satu, dari tiga tersangka yang diamankan sebelumnya,” tukasnya.

Reporter : Muji Hartono
Editor : Della Cahaya