Akhirnya, Bupati Ngawi Izinkan Pembelajaran Tatap Muka

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – Bupati Ngawi Budi Sulistyono menyatakan, saat ini pembelajaran tatap muka di sekolah jenjang SMA/SMK/SLB di Ngawi diperbolehkan. Sebelumnya, bupati sempat menolak kebijakan Pemprov Jatim terkait sekolah tatap muka, karena kasus covid-19 di Ngawi terus meningkat.

“Tidak apa – apa selama itu tidak bisa untuk disiasati dengan cara lainnya,” kata Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Selasa, (01/09).

Menurutnya, sekolah boleh menggelar kegiatan tatap muka dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, sekali pertemuan hanya diikuti maksimal separuh dari jumlah siswa per kelas, atau sesuai ketentuan adaptasi kebiasaan baru tidak melebihi 30 orang. Kemudian, wajib menjaga jarak minimal 1,5 meter setiap siswa.

Dia menambahkan, bagi murid kelas XII ada materi yang harus diujikan langsung untuk pemenuhan nilai ijazah tidak masalah.

Baca Juga: Pria Ini Nekat Lakukan Aksi Percobaan Bunuh Diri di Rumah Mertua

Baca Juga: Dua Wanita Terekam CCTV Bawa Kabur Kalung Emas 11 Gram

Karena nilai yang dibutuhkan harus dilakukan dengan tatap muka seperti ujian praktek. “Kalau harus tatap muka untuk menyiasati ya silahkan saja asal persyaratan tersebut dijalankan,” tambahnya.

Reporter: Juremi

Editor: Della Cahaya