Nganggur Tiga Bulan, Pekerja Seni di Ngawi Wadul Dewan

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – Perwakilan komunitas pekerja seni dan budaya mengadukan nasibnya ke DPRD Kabupaten Ngawi, Selasa (23/6).

Mereka meminta wakil rakyat memperjuangkan nasibnya untuk bisa bekerja kembali, setelah 3 bulan vakum karena Covid-19.

Sebab, selama ini Pemkab Ngawi melarang aktivitas pekerja seni yang mengundang kerumunan massa, ditengah pandemi corona.
“Akibat pandemi covid -19 ini ada sekitar seribu pekerja seni menganggur tanpa penghasilan selama tiga bulan,” ujar perwakilan pekerja seni Kariyani yang juga Ketua Pepadi Ngawi dihadapan Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.

Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, pihaknya akan mendorong Pemkab Ngawi untuk menindaklanjuti aspirasi para pekerja seni dan budaya agar bisa bekerja lagi ditengah new normal. “Untuk itu pemerintah daerah kita dorong segera menindaklanjuti,” ujarnya.

Selain itu, jelasnya, dewan juga memberikan masukan kepada Pemkab Ngawi sebagai bahan untuk membuat pedoman kegiatan masyarakat sesuai protokol kesehatan.

Mulai dari prosedur permohonan ijin, persiapan tempat dan tata acara serta pengawasan. “Agar panduan tersebut bisa dibuat secara lengkap dan dilaksanakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Reporter Andika Abdilah
Editor Achmad Saichu