Nekat Beroperasi Meski Disegel, Cafe Karaoke di Ngawi Diseret ke Meja Hijau

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – Satpol PP Kabupaten Ngawi terpaksa meneruskan kasus keberadaan cafe karaoke ilegal di Desa Ngrambe Kecamatan Ngrambe ke jalur hukum.

Pasalnya, meski tempat karaoke tersebut telah disegel, namun pihak pengelola karaoke nekat beroperasi.

“Ternyata masih beroperasi, tempatnya padahal sudah disegel,” kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Ngawi Arif Setiyono, Rabu (11/12).

Dikatakan, dalam kasus ini, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk meminta keterangan pemilik karaoke berinisial HR, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemilik dijerat melanggar pasal 27 peraturan daerah (perda) Ngawi Nomor: 1/2017 tentang ketentraman dan ketertiban umum (trantibum). Dengan tuduhan menyelenggarakan usaha hiburan malam tanpa izin dari pihak berwenang.

Sanksi yang jadi ancaman dari pelanggaran itu yakni denda maksimal Rp 50 juta atau penjara tiga bulan. “Mengenai barang bukti sudah lengkap, termasuk keterangan dari saksi-saksi,” jelasnya.

Jika tidak ada perubahan, kasus itu bakal disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Ngawi. Pihaknya berharap pengadilan negeri memberikan sanksi yang dapat membuat jera pelaku pelanggaran perda. “Memang, semua tergantung dari hasil putusan pengadilan,” pungkasnya.

Reporter Dika Abdilah

Editor Achmad Saichu