Nabrak Orang Hingga Tewas, Mantan Ketua DPRD Sidoarjo Bebas Berkeliaran

Sidoarjo, koranmemo.com – Ustman Ihsan, mantan Ketua DPRD Sidoarjo periode 1999 – 2004 diperiksa Satlantas Polresta Sidoarjo terkait keterlibatannya dalam insiden kecelakaan pada hari Rabu (2/1/2018). Dalam insiden itu, menewaskan satu orang dan empat orang lainnya luka-luka.

Ustman Ihsan diperiksa di ruang Unit Laka Lantas Polresta Sidoarjo pasca  mobil yang dikemudikan menghantam empat motor. “Ia diperiksa penyidik sebagai saksi,” ucap Kanitlaka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono

Dikatakan Sugeng, pihaknya akan menyinkronkan hasil penjelasan saksi Ustman kepada saksi lain. Selanjutnya akan dilakukan gelar perkara. “Hasil keterangan kepada penyidik nantinya bakal disinkronkan dengan saksi lain. Temuan dari olah tempat kejadian perkara (TKP),” tambahnya.

Pada proses berikutnya, imbuh Sugeng, akan dilakukan gelar perkara oleh petugas.”Gelar perkara tersebut nantinya untuk mempertimbangkan kasus dilanjutkan atau berhenti,” sambung Kanitlaka.

Berdasarkan analisis awal, kesalahan condong kepada pengemudi mobil Mitsubishi Xpander bernopol W 1406 VC  Ustman yang melaju di lajur berlawanan. Mobil tersebut akhirnya menabrak empat motor yang melesat di depannya. “Nah, alasan melaju di lajur berlawanan itu karena apa perlu dipastikan,” tuturnya.

Ustman menjalani pemeriksaan lebih dari satu jam. Namun, keterangannya belum bisa dibuka karena masih harus menunggu pemeriksaan terhadap saksi lain. “Mohon bersabar, kalau sudah lengkap pasti disampaikan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, kecelakaan maut itu terjadi pada hari Rabu (02/01/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. Mobil berwarna putih yang dikemudikan Ustman melaju dari arah timur. Mendadak kendaraannya masuk di jalur berlawanan.

Motor pertama yang ditabrak adalah Honda Megapro bernopol W 3709 BO. Motor dikendarai Ahmad Miftakhul Ilmi. Warga Desa Lebaniwaras, Wringinanom, Gresik, berusia 24 tahun itu langsung terpental dari kendaraannya. Beruntung dia hanya mengalami luka ringan meski motornya ringsek.

Mobil selanjutnya menabrak Honda Vario bernopol W 5202 ZZ. Motor itu dikendarai oleh Ferry Febrianto. Guru olahraga di UPT SDN Tanggul, Wonoayu, itu tewas di lokasi kejadian. Dia sempat terseret mobil yang terus melaju setelah menabrak.

Dua motor lain yang ikut menjadi korban adalah Honda CB bernopol S 2569 HM dan Honda Revo bernopol W 2890 NP. Honda CB yang menjadi korban ketiga ditumpangi dua orang. Yakni, Dian Ahmad dan Wahyudi. Di sisi lain, pengendara Revo adalah Mustakim. Nasib ketiganya sama dengan pengendara motor pertama yang ditabrak mobil. Luka dan harus mendapat perawatan di RSU Al Islam H.M Mawardi.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date