Mutasi Bagian Integral dari Pengembangan Karier

Nganjuk, koranmemo.com – Sertijab merupakan hal biasa terjadi pada setiap organisasi yang pada dasarnya adalah suatu perubahan struktur organisasi. Perubahan struktur harus dilaksanakan secara terus menerus dan berkelanjutan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Nganjuk, AKBP Joko Sadono saat memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kasatreskrim Polres Nganjuk dari AKP Gatot Setyo Budi kepada AKP Yogi Ardi Khristanto di aula Mapolres Nganjuk, hari ini, Kamis (28/9).

Tujuan sertijab, untuk penyegaran, perputaran tugas maupun promosi jabatan sesuai penilaian pimpinan Polri serta sesuai kebutuhan dan dinamika organisasi Polri dalam rangka mencapai tujuan, yaitu mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya kamtibmas dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

“Selain itu untuk tegaknya hukum, terselenggaranya perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” paparnya.

Mutasi jabatan merupakan bagian integral dari pengembangan karier anggota Polri, sebagai barometer utama digunakan oleh pimpinan dalam menentukan jabatan bagi setiap anggota Polri.

“Penentuan jabatan dilakukan melalui beberapa pertimbangan, yakni kapasitas, kompetensi, dedikasi integritas, loyalitas, moralitas, serta pendidikan dan komitmen terhadap tupoksi institusi,” jelas Joko.

Diketahui, dalam sertijab itu, Kasatreskrim AKP Gatot Setyo Budi digantikan oleh AKP Yogi Ardi Khristanto yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Nganjuk Kota. Sementara, AKP Gatot menduduki jabatan barunya sebagai Kasatreskrim Polres Jombang.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.