Musim Hujan, Petani Waspadai Hama Keong Mas

Blitar, koranmemo.com – Derasnya air hujan yang masuk ke dalam saluran irigasi sawah membawa dampak buruk bagi tanaman padi. Pasalnya, pasokan air berlebih mengakibatkan berkembang biaknya hama keong sawah yang menyerang tanaman padi.

Kondisi tersebut dialami para petani di Desa Kademangan, Kecamatan Kademangan, Blitar. Di daerah tersebut, hama keong sawah mulai menyerang hampir seluruh area persawahan. Para petani pun mulai mengantisipasi dengan melakukan penyemprotan.

“Jika musim hujan seperti ini serangan keong mas atau keong sawah mulai banyak,” ungkap Mujib (48), salah seorang petani di Desa Kademangan, Senin (13/1).

Menurut Mujib, tanaman padi yang diserang berumur kurang dari 20 hari. Akibatnya, tanaman padi banyak yang mati dan terpaksa harus ditanam ulang. Karena tidak semua tanaman diserang hama tersebut, maka penanaman ulang menggunakan sistem tambal sulam.

Sedangkan untuk memberantas hama keong sawah, para petani melakukan penyemprotan. Meski berhasil membunuh hama tersebut, namun hama itu kerap muncul lagi jika banjir terlebih dibarengi dengan hujan datang secara berantai.

“Sehari bisa dua kresek hitam terkumpul. Jika terlalu banyak air, hama keong sawah cepat berkembang,” ungkap mujib.

Selain melakukan penyemprotan, untuk mengantisipasi hama keong sawah, petani juga memasang ajir atau batang bambu di sekitar tanaman padi. Hal itu dimaksudkan agar keong mas menempel pada ajir dan bukan pada batang tanaman padi.

Reporter: Nuramid Hasjim

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date