Mulai Agustus, SPP Gratis untuk SMA dan SMK

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Pembebasan biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk siswa SMA maupun SMK sederajat, baik negeri dan swasta, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur melalui Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, merencanakan Agustus diberikan kepada siswa.

Menurut Kepala Cabdindik Provinsi Jawa Timur wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, Sumiarso, ketentuan SPP sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur tahun 2017 dan sudah disosialisasikan kepada pihak SMA maupun SMK sederajat. “Mulai tahun ajaran baru 2019/2020, berarti Juli ini orangtua tidak membayar SPP. Kami juga meminta sekolah untuk bersabar hingga proses pencairan SPP dilakukan,” jelasnya, Rabu (31/7).

Memang, lanjutnya, untuk pencairan SPP tahun ajaran 2019/2020 masih belum terealisasi, karena Cabdindik Provinsi Jawa Timur wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, masih melakukan pembaharuan data peserta didik. Mengingat, pemberian SPP berdasarkan nama dan alamat siswa yang bersangkutan. Untuk nominal dana yang diberikan juga berbeda antara satu sekolah dengan sekolah lainnya.

Perbedaan tersebut dikarenakan adanya perbedaan standarisasi dari sekolah, seperti perbedaan antara sekolah di Kota dan Kabupaten. Selain itu, perbedaan juga terdapat pada kegiatan sekolah, baik SMA dam SMK pun berbeda. Pada jenjang SMK, masih ada dua kategori, SMK teknik dan SMK non-teknik. “Untuk kisarannya, seperti di Kota Kediri antara Rp 70.000 sampai Rp 120.000 untuk SPP per bulannya, dan tiap Kota dan Kabupaten berbeda,” ucapnya.

Sumiarso menjelaskan, jika sesuai rencana, pemberian SPP akan dilakukan pada Agustus sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Timur. Bahkan, ada rencana SPP akan diberikan dua bulan sekaligus, terhitung sejak Juli seperti awal perencanaan pemberian bantuan dana untuk SPP.

Untuk dana SPP tersebut, diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur. Selain itu, dana operasional sekolah juga berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sumbangan dari masyarakat. Seperti hibah atau sumbangan dari orang tua ataupun guru yang btergabung dalam komite sekolah.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa mulai Juli, SPP semua siswa SMA dan SMK negeri di seluruh Jawa Timur gratis (red). Sedangkan untuk siswa yang berada di SMA maupun SMK swasta, akan mendapat subsidi SPP.

Untuk sumber dana penggratisan SPP siswa sekolah negeri maupun subsidi bagi siswa sekolah swasta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur juga menyiapkan dana sebesarRp 1,8 triliun dari APBD Provinsi Jawa Timur. Diharapkan, kebijakan tersebut bisa meringankan beban masyarakat pada tahun ajaran baru 2019/2020.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date