MUI : Tamparan Bagi Polres, Pemkab dan Ormas

Penggerebekan Tari Telanjang Kafe Yess oleh Polda Jatim
Tulungagung, Koranmemo.com
          Penggerebekan dugaan adanya tarian telanjang di kafe Yess Tulungagung yang dilakukan oleh tim Personel Sub Direktorat IV Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditrekrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) beberapa waktu yang lalu, merupakan suatu tamparan baik kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polres maupun  organisasi masyarakat (ormas) Islam. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tulungagung KH Agus Hadi Muhammad Mahfud.
          Menurutnya, semestinya cukup jajaran polsek yang mengurusi hal itu (dugaan tarian telajang). Apabila pejabat terkait mempunyai komitmen kuat untuk menjaga revolusi mental dengan sungguh — sungguh maka tidak perlu Polda yang turun ke Tulungagung. Penggerebekan seperti itu sangat memalukan intitusi setempat.
 “Semoga ini yang terakhir kalinya saja, cukup di tingkat Polres, Polsek maupun Satpol PP,” ungkap Gus Hadi sapaan akrab KH Agus Hadi Muhammad Mahfud.
          Gus Hadi pun sangat menyayangkan terhadap  pemerintahan setempat. Hingga bulan suci Ramadan hampir tiba.  MUI tidak pernah diajak berdiskusi terutama terkait jam buka tutup kafe pada bulan Ramadan.
“Dulu dalam menyikapi bulan Ramadan, MUI selalu diajak untuk rembukan. Namun pemerintah sekarang (pasangan Sahto-red) sejak periode awal ini hingga sekarang belum pernah MUI diajak rembukan terkait jam buka tutup kafe pada bulan Ramadan. Tiba — tiba sudah ada surat edaran,” keluhnya.
          Gus Hadi menambahkan, dengan adanya temuan dari Polda. Agar bisa menjadi bahan evaluasi dalam penertiban kafe lainnya. “Ini sekaligus ormas islam lainnya dan juga MUI akan merenungankan diri dan bertanya kepada diri sendiri, apa gunanya kita tetapi tidak bisa mampu merubah kondisi lebih baik,” katanya.
Dirinya menuturkan, berdasarkan informasi yang di dapatnya penertiban janganlah terhadap kafe — kafe yang ada di kota. Namun juga terhadap kafe yang ada di pinggir kota.
Reporter: Deny Trisdianto
Editor: Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.