MUI Ajak Masyarakat Patuhi SE Walikota

Share this :

Blitar, koranmemo.com-Adanya surat edaran (SE) Walikota Blitar tentang pelaksanaan bulan suci Ramadan 1438 H yang ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk bagi pengusaha hotel, rumah karaoke, warung makan minum, depot, restoran dan kafe se Kota Blitar, mendapat tanggapan bagus dari MUI Kota Blitar.

H. Subakir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Blitar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mematuhi surat edaran dari Walikota Blitar. Diantaranya bagi pemilik usaha warung makan minum, depot, restoran, hotel dan kafe, agar memberikan batas penutup jendela atau bagian terbuka lainnya, dengan menggunakan kain atau alat penutup lain pada siang hari, sehingga kegiatan makan minum tidak nampak dari luar.
” Selain itu mengatur agar aktifitas penyajian hidangan tidak terlalu menimbulkan aroma yang menyebar kemana-mana, sehingga dapat mengganggu nilai kekhusukan ibadah puasa bagi yang melaksanakannya. Yang juga sangat penting, tidak menyelenggarakan live musik dan hiburan malam yang sejenis serti dilarang menyediakan dan menjual minuman keras,” ungkapnya.

Sementara itu bagi takmir masjid, mushola dan langgar agar membatasi pelaksanaan tadarus dengan pengeras suara sampai dengan jam 10 malam. Apabila kegiatan tadarus masih belum selesai, dapat diteruskan tanpa menggunakan pengeras suara.
Menurut Subakir, bagi yang ingin membangunkan orang agar segera santap sahur, diharapkan tidak menggunakan sound system yang terlalu keras. Karena hal itu berpotensi mengganggu kenyamanan dan ketenangan masyarakat.

Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.