Muhammadiyah Madiun Kecewa Pernyataan Kapolri Soal Rohingya

Share this :

Madiun, Koranmemo.com – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Madiun kecewa dengan ucapan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang menyatakan bahwa krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar banyak dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menyerang pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Kami sangat kecewa dan marah terhadap ucapan Kapolri yang menyatakan bahwa isu Rohingya digoreng untuk menyerang pemerintah,” kata Sekretaris PD Muhammadiyah Kabupaten Madiun ustadz Agus Tricahyo kepada KoranMemo.com, Rabu (13/09/2017)

Ditegaskan ustadz Agus, upaya umat Islam menyuarakan aspirasi dan membantu kaum muslim Rohingya, murni karena kemanusiaan dan bukan bagian dari politik untuk menggulingkan Presiden Joko Widodo.

“Tidak ada sedikitpun dalam pikiran kita untuk menggoyang pemerintahan. Karena itu, kami minta jangan sekali-kali mempolitisir aksi kemanusian umat Islam untuk Rohingya,” tegas Ustadz Agus.

Pihaknya justru menilai, pemerintah saat ini tidak punya empati dan upaya menyelesaikan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan massif oleh militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya.

“Kami mengutuk keras pembantaian terhadap etnis Rohingya apapun motifnya dan juga mendesak pemerintah harus lebih punya sikap tanggap atas masalah kemanusiaan dialami etnis Rohingnya di Myanmar,” tandasnya.

Dalam menyikapi masalah tersebut, Ustadz Agus menyatakan bahwa PD Muhammadiyah Kabupaten Madiun hanya melaksanakan aksi sosial doa dan penggalangan dana untuk membantu meringan beban kaum muslim Rohingnya di Myanmar.

“Penggalangan dana dilakukan oleh Pemuda Muhammadiyah dan disalurkan sesuai mekanisme yaitu melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaaqoh Muhammadiyah. Kita doakan krisis kemanusian dialami etnis Rohingnya segera berakhir,” pungkasnya.

Reporter: Hendri Wahyu Wijaya

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *