Motor Terbakar Saat Diservis, Pekerja Bengkel Terluka

Sidoarjo, koranmemo.com – Sepeda Motor Mio Soul W 3482 SD milik Zainuri warga Desa Singogalih, Kecamatan Tarik Terbakar. Kendaraan matik milik pria 37 tahun ini terbakar saat servis shocbreaker di salah satu bengkel di Dusun Balepanjang, Desa Tropodo, Kecamatan Krian,

Senin (10/6/2019). Akibatnya, Andri (32) salah satu pekerja bengkel juga ikut terkena sambaran api saat berusaha memadamkan api yang membakar motor tersebut.

Zainuri menceritakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Ia memang sengaja keluar rumah untuk mencari bengkel servis shockbreaker. Hal itu lantaran sepeda motor miliknya diakui sudah rusak. “Sudah tidak nyaman saat dipakai,” terangnya.

Ketika itu ia melintasi jalan Pertukangan Kecamatan Krian. Sesaat kemudia ia melihat bengkel shockbreaker di pinggir jalan. Iapun berhenti di bengkel untuk menserviskan kendaraannya.

Tak lama berselang, motornya dikerjakan oleh Hisam, (58), salah satu pekerja di bengkel tersebut. Namun, tiba – tiba saja motor Zainuri terbakar. “Saat itu pegawainya sedang ngetap  bensin (mengambil BBM.red) dari motor. Kemungkinan ada yang korslet jadi ada percikan api menyambar BBM,” terangnya.

Akibatnya, hampir 30 persen motor Zainuri hangus dilahap api. Nampak jok motor hangus, roda belakang ada yang terbakar sebagian, serta rumah fanbelt ludes dilahap api. “Mesinnya aman. Perlengkapan yang bukan besi yang terbakar,” imbuh Zainuri.

Melihat api yang semakin membesar, Andri (32) pekerja lain bengkel tersebut langsung berusaha memadamkan api dengan air yang ada di bengkel. Sialnya, kaki dan tangan Andri malah tersulut api.” Khawatir merembet ke bengkel. Apalagi ada tabung las yang berisi karbit bisa meledak,” sebut Andri.

Andri juga sempat dilarikan ke klinik yang tak jauh dari lokasi bengkel untuk mendapatkan perawatan luka bakar yang dideritanya. Sementara itu, Zainuri mengaku ingin menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan saja. Ia hanya meminta ada ganti rugi namun juga tidak menuntut harus kualitas bagus. “Yang penting bisa operasional. Namanya juga kecelakaan,” pungkas Zainuri.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date