Mobil Terguling Usai Nabrak Tebing: Sopir Tewas, 4 Penumpang Luka

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – Kendaraan minibus mengalami kecelakaan tunggal di tikungan letter S, tepatnya di Dusun Suwaru Desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek. Mobil nopol W 815 YB yang ditumpangi lima orang itu lepas kendali dan menabrak tebing. Akibatnya, Sutriyono pengemudi mobil itu tewas di lokasi kejadian. Sementara empat penumpang lainnya mengalami luka serius dan kini tengah menjalani perawatan medis.

Iptu Supadi, Kasubbag Humas Polres Trenggalek mengatakan, kecelakaan tunggal itu terjadi pada Jumat (28/9) sekitar pukul 15.30 WIB. Kecelakaan bermula saat kendaraan minibus yang dikemudikan  warga RT 06/RW 03 Desa Bangun Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek ini  melaju dari arah barat menuju ke timur. “Atau dari arah Kecamatan Munjungan menuju Kecamatan Kampak,” jelasnya, dalam rilis yang diterima Koranmemo.com.

Sesampainya di tikungan letter S itu, diduga rem mobil yang mengangkut empat penumpang tersebut mengalami blong, sehingga mobil melaju tak terkendali. Saat ini, Sutriyono memutuskan untuk banting stir ke arah kanan untuk meredam laju mobil. Nahas mobil tersebut justru menabrak tebing dan terguling, kemudian terbalik di atas aspal. “Letter S itu tikungan menurun,” imbuhnya.

Akibat kecelakaan tunggal itu, pengemudi mobil tewas di lokasi kejadian. Sementara empat penumpang lainnya yang diketahui adalah Nabil Satria Dewangga (11), Tukijem (50), Warsidi (75) dan Sumino (50) kini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Soedomo Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan keterangan sejumlah pihak, diduga korban kecelakaan tunggal itu masih satu keluarga. “Empat penumpang selamat. Namun pengemudi tersebut meninggal di lokasi kejadian,” jelasnya.

Supadi menambahkan, sekitar pukul 19.00 WIB mobil sudah dievakuasi. Saat ini kecelakaan itu tengah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Trenggalek. Kerugian akibat kecelakaan itu diperkirakan mencapai Rp 50 juta. “Sebab kejadian, diduga sopir kurang berhati-hati saat mengemudi dan diduga karena rem rusak atau blong,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu