Mobil Pengangkut Sembako Terbakar

Tulungagung, koranmemo.com – Arus lalu lintas di  Jalan Raya Mojopanggung Desa Panggungrejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung, Senin (17/10) sekitar pukul 08.00 WIB macet beberapa jam. Pasalnya mobil pick up Suzuki Carry Futura AG 9461 RI milik Karyaman (35) warga Desa Sidomulyo Kecamatan Pagerwojo hangus terbakar. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi. Diperkirakan korban mengalami kerugian sekitar Rp 63  juta.

Kebakaran mobil menyebabkan kepanikan karena kobaran api setinggi sekitar 5 meter dan mengeluarkan asap banyak. Bahkan kebakaran itu mengakibatkan kabel jaringan telekomunikasi terbakar. Untungnya kebakaran tidak sampai menelan korban.

Karyaman mengatakan dia baru belanja sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Ngemplak. Total belanja sebesar Rp 3,5 juta. Selanjutnya dalam perjalanan pulang melintas di depan Pabrik Gula (PG) Modjopanggung tiba-tiba suasana dalam mobil panas. Selang beberapa menit terdengar  percikan api di sisi kanan tempat duduk. “Saya takut dan menghentikan mobil,”katanya.

Dia lalu meminta tolong kepada warga sekitar. Namun karena api sangat besar, warga juga takut untuk mendekat atau membantu memadamkan.

Kebakaran itu dilaporkan ke PMK. Tidak lama kemudian dua unit mobil PMK datang. Akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan. Selanjutnya polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polres Tulungagung. Polisi juga mamasang police line. Pemilik mobil dibawa ke Mapolsek Kauman untuk dimintai  keterangan.

Kebakaran tersebut membuat korban sangat terpukul. BPKB mobil baru dijaminkan di koperasi dengan pinjaman Rp 20 juta dan diangsur selama 2 tahun. Korban masih mengangsur baru satu kali. Selain itu, seluruh barang dagangan sembako hangus terbakar.
“Buku KIR dan STNK ikut terbakar,”ujar Karyaman yang juga hendak menjemput orang tuanya di Kalangbret.

Sementara itu, Kapolsek Kauman AKP Sugiharjo  melalui Kasi Humas Aiptu Mukayan polisi masih melakukan penyebab kebakaran. “Korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 63 juta,”katanya. (yop/Jb)