Mobil Patroli Dimodifikasi Untuk Penyemprotan Disinfektan

Share this :

Trenggalek, Koranmemo.com – Upaya penyemprotan disinfektan untuk penanggulangan pemutusan penyebaran Covid-19 di Trenggalek terus digencarkan. Selain melakukan sterilisasi di sejumlah objek vital meliputi perkantoran hingga fasilitas umum, petugas juga melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah dataran tinggi. Penyemprotan itu menggunakan mobil polisi yang dimodifikasi.

Kapolres Trenggalek, AKPB Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, modifikasi yang dilakukan dengan mengubah wujud mobil patroli. Mobil patroli di ubah menjadi mobil yang bisa digunakan untuk penyemprotan disinfektan di wilayah pegunungan. “Jadi hingga masuk ke pedesaan dan pemukiman penduduk,” kata Jean.

Mobil tersebut dimodifikasi dengan cara meletakkan tandon air berisi 1.000 liter, dan di letakkan pada bak terbuka bagian belakang mobil patroli milik Polsek. “Kami kedepankan penyemprotan di kota maupun di desa, karena karakteristik wilayah Trenggalek banyak yang di pelosok desa jadi untuk menjangkau penyemprotan disinfektan kita modifikasi mobil dinas tersebut,” imbuhnya.

Ide modifikasi itu, lanjut Jean, muncul dari salah satu anggota Bhabinkamtibmas di wilayah Polsek Dongko. Terobosan itu dinilai energik, mengingatkan kapasitas mobil seperti Water Canon ataupun milik pemadam kebakaran sulit menjangkau wilayah pegunungan. “Karena mobil yang berukuran besar seperti mobil pemadam kebakaran akan kesulitan masuk ke pelosok desa,” imbuhnya.

Selain memakai mobil dinas, polisi juga memakai sepeda motor untuk lebih menjangkau daerah yang tak mungkin di jangkau mobil. Selain penyemprotan, petugas juga membagikan masker gratis kepada masyarakat sekaligus menggelar public address untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mencegah merebaknya virus corona di Kabupaten Trenggalek.

Jean meminta masyarakat untuk tertib mematuhi imbauan petugas. Penanggulangan pandemi ini membutuhkan sinergitas semua pihak. “Sekali lagi, kami harapkan agar masyarakat tetap tinggal dirumah, lakukan social distancing dan physical distancing secara disiplin untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” pungkasnya.

Reporter: Angga Prasetya
Editor: Della Cahaya