Mobil Masuk Salon, Balita Meninggal Dunia

Share this :

Kediri, Memo – Kecelakaan maut terjadi di jalan Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Sabtu (18/6). Sebuah mobil Honda Brio warna merah kehilangan kendali dan menabrak dua sepeda motor yang sedang parkir. Tak hanya itu mobil yang dikendarai Nurul Khoiriah (37) warga Bandar, Kediri juga menerobos ke dalam salon. Akibatnya seorang balita yang ada di dalam salon meninggal dunia.

Warga berkerumun menyaksikan insiden maut menewaskan satu balita di dalam salon
Warga berkerumun menyaksikan insiden maut menewaskan satu balita di dalam salon

IPDA Hendro Purwo Nugroho, Kanit Laka Satlantas Polres Kediri Kota menjelaskan kecelakaan itu merupakan kecelakaan tunggal. Peristiwa bermula saat Honda Brio melaju dari arah barat Bandar Kidul Gang II. Saat itu Nurul bermaksud belok kanan atau ke arah selatan.

Diduga karena pengemudi kurang konsentrasi atau kurang menguasai kendaraannya, dengan kecepatan tinggi pengemudi justru terus melaju ke arah timur. Brio menerobos masuk ke dalam sebuah salon di Jalan Wahid Hasyim.

Praktis mobil yang dikendarai Nurul itu meluncur dan menabrak dua sepeda motor yang terparkir di depan salon. Bahkan karena kecepatan tinggi, mobil terus menerjang dan menghancurkan sebagian bangunan salon serta menabrak seorang balita yang kebetulan sedang bermain, menunggu ibunya yang berada di salon.

Akibatnya, balita itu diduga meninggal dunia di lokasi kejadian. Balita tersebut atas nama Abrizam Arsenio El Sharawi usia 2 tahun, laki-laki, warga setempat. Kondisi korban sangat memprihatinkan karena tertabrak mobil. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Gambiran.

Sementara pengemudi Honda Brio atas nama Nurul Khoiriah (37) warga Bandar, Kediri saat ini beserta kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Mapolres Kediri Kota. Arus lalu lintas sempat tersendat karena banyaknya massa di sekitar TKP. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Satlantas Polres Kediri Kota.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan Unit Laka Lantas Polres Kediri Kota,” tegas IPDA Hendro. (Ram)