Minim Sosialisasi, Tim Sukses Balon Perseorangan Datangi KPU

Jombang, koranmemo.com – Sejumlah anggota tim sukses bakal calon bupati (balon) jalur perseorangan Abdul Khodir mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Kabupaten Jombang di Jl KH Romli Tamim, Rabu (15/11).

Mereka datang untuk memperotes KPU yang dinilai kurang sosialisasi terkait sistem informasi pencalonan (Silon) dalam pemilihan bupati (pilbup) Jombang 2018 khususnya bagi jalur perseorangan.

Pengamatan di lokasi, sesampainya di kantor KPU, tim sukses langsung menggelar pertemuan dengan hampir seluruh komisioner KPU. Salah satu materi yang dibahas yakni terkait minimnya sosialisasi silon dan mepetnya waktu untuk pengumpulan KTP (kartu tanda penduduk) sebagai syarat untuk maju jalur independen.

Heru Sandy, perwakilan tim sukses mengatakan, pihaknya menyayangkan minimnya sosialisasi terkait terutama untuk bakal calon jalur independen. Terlebih syarat mutlak untuk dapat menjadi peserta dalam pilbup yakni calon independen mengantongi lebih dari 70 ribu dukungan dengan disertai bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Kami dari tim H Kodir melakukan pertemuan berkenaan dengan penjadwalan pencalonan khususnya calon independen,” katanya kepada wartawan.

Sejauh ini menurut Heru lemahnya sosialisasi KPU berdampak dengan mepetnya kesempatan tim sukses untuk mengumpulkan KTP dukungan sebagai syarat pencalonan.

“Secara riil proses pengumpulan (KTP) sangat berat. Apalagi entri data 70 ribu orang lebih itu juga membutuhkan waktu. Sedangkan jadwalnya  tanggal 24 – 29 November sudah harus tuntas dan data masuk dalam Silon. Sejauh ini persiapan kami masih 50 persen,” ungkapnya.

Terkait hal ini, Dja’far, Komisioner KPU Jombang Divisi Teknis, mengelak jika dikatakan minim sosialisasi. Justru menurutnya tim sukses bakal calon Abdul Khodir seharusnya sudah tahu ataupun berkonsultasi ke KPU.

“Kami setiap keliling ke kecamatan selalu mensosialisasikan tahapan-tahapan pilbup termasuk jalur independen,” ungkapnya.

Masih menurut Dja’far, tim sukses seharusnya melakukan sejumlah persiapan jika memutuskan memilih jalur independen termasuk langkah pengumpulan KTP dukungan. “Soal waktu mepet untuk mengumpulkan KTP dukungan di luar kuasa kami,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, syarat pencalonan jalur perseorangan pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati di Jombang yang ingin mendaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang melalui jalur perseorangan harus mengantongi minimal 74.383 dukungan dan tersebar di 11 kecamatan dari total 21 kecamatan di Jombang.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.