Minggu Depan, Oprit Jembatan Brawijaya Diaspal

Kediri, koranmemo.com – Pengerjaan Jembatan Brawijaya Kota Kediri terus berlanjut.  Pengaspalan pemadatan tanah (Oprit) yang menguhubungkan jalan raya dengan jembatan akan dilakukan mulai minggu depan. Kendati demikian, pengerjaan ini tidak akan menutup akses jalan raya seperti pengerjaan oprit beberapa waktu yang lalu.

Sunarto, Kasi Pembangunan dan Rehabilitasi Kebinamargaan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Kediri mengatakan, proses pengaspalan sebagai lanjutan pengerjaan masih menunggu tanah urukan (oprit) mengeras agar tidak terjadi penurunan. Sejumlah alat berat akan dimobilisasi untuk pengaspalan oprit, Jumat (21/9).

“Tidak kami bersihkan, tapi langsung diaspal. Kita tunggu oprit mengeras dulu baru kita lakukan pengaspalan. Setelah alat berat datang, seluruh oprit di timur jembatan, mulai dari Jalan Diponegoro sampai ke selatan sampai depan kantor pos, dan di barat jembatan juga akan diaspal,” jelasnya, Rabu (19/9).

Sunarto menambahkan, pengaspalan tersebut belum masuk pada pengaspalan badan jembatan karena ada beton yang belum berumur sehingga tidak akan diaspal bersamaan dengan pengaspalan oprit.

Pengerjaan Jembatan Brawijaya menyisakan 15 persen dengan target selesai akhir Desember tahun ini. Selain pengaspalan jembatan, sisa pengerjaan diantaranya pembuatan trotoar, pengerjaan gerbang timur dan barat jembatan, serta asesoris jembatan. Diperkirakan, awal tahun depan warga Kediri sudah bisa memanfaatkan jembatan baru tersebut sebagai akses Kediri bagian timur Sungai Brantas dan bagian barat Sungai Brantas.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Della Cahaya Praditasari