Menyaru Buser Reskoba, Ini yang Dilakukan

Nganjuk, koranmemo.com Dan (34) warga Dusun Krajan Desa Kendal Kecamatan Bagor harus mendekam di Rutan Klas IIB Nganjuk. Pelaku penipuan dan penggelapan ini dititipkan oleh penyidik Polsek Loceret, pagi tadi Kamis (24/5).

Ditangkapnya pelaku berawal dari laporan Bayu Setyawan (30) warga Dusun Ponggok Desa Banjarsari Kecamatan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang. Karyawan swasta ini telah ditipu korban untuk dijadikan pegawai di Kantor Samsat Bersama Nganjuk.

“Dalam menjalankan aksinya, pelaku menyaru sebagai anggota buser satreskoba. Akibat perbuatannya, korban dirugikan Rp 3,5 juta,” kata Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk.

Trubus mengungkapkan, kejadiannya pada Sabtu (7/1) sekitar pukul 13.30 WIB lalu. Waktu itu, pelaku yang mengaku sebagai anggota Satreskoba Polres Nganjuk ini menemui korban di rumah Sutriani (36) warga Dusun Gerbong Desa Demangan Kecamatan Tanjunganom, yang merupakan kakak korban.

Ketika itu, pelaku menjanjikan akan memasukkan korban menjadi pegawai di Kantor Samsat Bersama Nganjuk. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi seperti fotokopi KTP, KK, ijazah, pas foto, surat kesehatan serta uang tunai Rp 2,5 juta.

“Pada hari itu juga, korban menyerahkan persyaratan itu kepada pelaku. Juga diserahkan uang tunai sebesar Rp 2 juta. Keesokan harinya, pelaku datang lagi untuk meminta uang sebesar Rp 1,5 juta,” beber Trubus.

Saat meminta uang tambahan, lanjut Trubus, pelaku berjanji akan secepatnya memasukkannya ke Samsat dan dijanjikan mulai bekerja pada 25 Januari 2018. Setelah itu, pelaku tidak menampakkan batang hidungnya.

Pelaku juga selalu menghindar saat hendak ditemui korban dan keluarganya. Ditunggu-tunggu tidak ada keputusan, akhirnya kasus ini dilaporkan ke Polsek Warujayeng. “Setelah kasusnya dilaporkan, pelaku diringkus anggota Polsek Loceret karena perbuatan yang sama, dan dititipkan ke Rutan,” pungkas Trubus.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date