Menurut Polisi, Ini Pelanggaran yang Paling Membahayakan

Tulungagung, koranmemo.com – Hasil operasi Zebra Semeru di Tulungagung cukup memperhatinkan. Mayoritas pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua. Rata-rata mereka tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Tidak punya SIM merupakan pelanggaran yang paling membahayakan. “Banyak orang tidak punya SIM mengalami kecelakaan,”tegas AKBP Yong Ferrydjon melalui KBO Lantas Iptu Eddy Santoso kemarin (14/11).

Menurutnya pengendara motor yang tidak memiliki SIM biasanya grogi utamanya ketika berpapasan dengan aparat kepolisian. Secara psykologis, pengendara yang tidak memiliki atau membawa SIM cenderung ceroboh. Bahkan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan pasti melibatkan pengendara yang lain.

Dijelaskan selama operasi Zebra Semeru yang berakhir Selasa (14/11), petugas menilang 1.986 sepeda motor. Mobil penumpang menempati urutan kedua dengan 160 pelanggar, disusul mobil barang 50 pelanggar.

Menurutnya  operasi kali ini fokus melakukan penindakan pada pengendara yang melanggar aturan mulai kelengkapan berkendara, hingga pengendara yang memodifikasi kendaraan atau tidak sesuai dengan spesifikasinya. “Kelengkapan SIM dan STNK mendominasi pelanggaran,” terangnya.

Yang membuat prihatin lanjutnya, banyak pelajar yang terjaring razia dengan jumlah 480 orang. Padahal pemkab sudah menyediakan angkutan bus sekolah dan MPU sekolah, untuk memudahkan pelajar berangkat dan pulang sekolah.

“Pemberian fasilitas angkutan sekolah harus dioptimalkan, selain efisien, juga mengurangi angka kemacetan dan meminimalisir terjadinya kecelakaan,” tukasnya.

Reporter: Yoppy Sandra Wijaya

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.