Menuju Pesta Demokrasi 2019, Masyarakat Harus Cerdas Memilih

Share this :

Trenggalek, Koranmemo.com – Kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) yang digelar serentak 27 Juni lalu sudah berakhir. Namun pesta demokrasi pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang baru saja dimulai. Deteksi dini untuk mengantisipasi terjadinya potensi gangguan Kamtibmas perlu dilakukan dalam menyongsong dua hajat besar yang bergulir setiap lima tahun tersebut.

Deteksi dini dapat dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Pasalnya, seiring berjalannya proses demokrasi, pasti bermunculan konten sara bernada provokasi.

“Untuk mengantisipasi itu kami mengedepankan deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat untuk menciptakan suasana Kamtibmas,” ujar Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo, saat dikonfirmasi, Selasa (24/7).

Edukasi yang dimaksud, lanjut Didit, salah satunya adalah dengan menggelar safari kamtibmas di masjid dan beberapa lokasi lainnya. Dalam safari itu, dia memberikan pemahaman tentang potensi gangguan kamtibmas dan mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing pemberitaan ataupun informasi yang tidak dapat dipertanggung kebenarannya.

“Yang sering kami sampaikan adalah masyarakat agar cerdas dalam memilih dan masyarakat tidak mudah terhasut dan terprovokasi,” imbuhnya.

Mantan Robinkar SSDM Polri itu juga menyebut, Kabupaten Trenggalek akan dijadikan sebagai laboratorium demokrasi. Laboratorium demokrasi yang dimaksud adalah menciptakan percontohan pemilih yang cerdas untuk menyambut pesta demokrasi pileg, pilpres, dan pemilihan kepala desa (pilkades) yang akan berlangsung 2019 mendatang.

“Masyarakatnya cerdas memilih, tidak mudah terprovokasi dengan pemberitaan, semisal melalui WA atau medsos. Jadi saya edukasi juga kepada masyarakat, hukum itu bukan subjektif hukum itu adalah obyektif,” kata Didit.

Untuk mewujudkan itu, Didit mengaku sudah memerintahkan anggotanya melakukan pendekatan dan edukasi kepada masyarakat secara intensif. Seperti halnya pada saat Shalat Jumat ataupun Shalat wajib yang dikemas dalam safari kamtibmas.

“Saya perintahkan anggota kami dan saya sendiri sebagai kapolres mendatangi di masjid-masjid dalam kegiatan safari kamtibmas,” pungkasnya.

Reporter : Angga Prasetya

Editor : Della Cahaya Praditasari