Menuju Lamongan Sembodo, Kaji Sholah Didukung Ribuan Konstituen

Share this :

Lamongan, koranmemo.com – Banyak rencana kedepan menjadi ujung tombak dari kemajuan Kabupaten Lamongan menuju kancah nasional maupun internasional. Hal itu seperti yang disampaikan calon bupati Kabupaten Lamongan periode 2020 – 2025 yakni H. Sholahuddin, saat konsolidasi, Sabtu (2/11) sore.

Dari beberapa rencana tersebut, diantaranya mendorong untuk dilahirkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pesantren. Tak ayal, ribuan masyarakat yang datang dalam konsolidasi di halaman Pondok Pesantren Darul Mustaqhisin, Jl. Veteran Kendaruan Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan sangat mengapresiasinya.Bahkan, ribuan masyarakat yang datang membulatkan tujuan untuk bersama menjadi relawan pemenangan. Buktinya, selain para tetuah kyai, nampak pula ratusan konstituen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga menyertakan dukungan berupa pembubuhan tanda tangan yang menyatakan siap menjadi relawan hingga, H. Sholahuddin menuju jabatan Bupati Lamongan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Ghofur dalam penyampaiannya di hadapan simpatisan mengatakan bahwa pihaknya memantapkan untuk hanya mengusung satu nama sebagai calon bupati lamongan periode mendatang.

“Kita memastikan, dalam pemilukada nanti tidak mengusung nama lain, terkecuali satu nama yakni H. Sholahuddin. Kami menginginkan untuk mempunyai bupati dari kader Nahdatul Ulama. Yakni dari kalangan santri,” jelas Ghofur.

Sementara, acara yang menghadirkan H. Sholahuddin satu satunya tokoh yang didukung dan diajukan mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB ini, mendapatkan hati para kiai masyayikh, tokoh NU Lamongan dan Babat baik struktural maupun non struktural.

“Saya tadi melihat visi misi Kaji Sholah dengan latar belakang yang lengkap tersebut, saya mulai saat ini siap menjadi relawan untuk pemenangan Kaji Sholah menjadi bupati Lamongan,” kata Maslacha warga Desa Mluwur Kecamatan Glagah, disela sela acara.

Kaji Sholah, sebutan akrab H. Sholahuddin dalam kesempatan itu memaparkan visi misinya mengajak semua hadirin dan masyarakat, untuk mulai menata niat berjuang bersama mewujudkan keinginan kiai, masyayikh kalau bupati 2020 mendatang adalah dirinya.

Berbagai rencana dan program sudah mulai dirancang dan dimatangkan, demi memajukan Lamongan yang tidak hanya maju di tingkat Nasional tapi sampai di tingkat International. Bahkan sebagai daerah yang mempunyai Pondok Pesantren terbesar santrinya di Indonesia ini.

Kaji Sholah menginginkan kedepan ada Peraturan Daerah tentang Pondok Pesantren sebagai perlindungan dan kehadirian pemerintah kepada pesantren yang komitmen mencetak generasi yang handal, mandiri, berakhalkul kharimah. “Ketika nanti Alloh menakdirkan saya menjadi bupati menuju Lamongan sembodo, kita akan usulkan ke DPRD untuk mengesahkan Perda Pondok Pesantren,” ungkapnya.

Reporter Fariz Fahyu

Editor Achmad Saichu