Mengenal Tentang Raket Bulutangkis, Apa Saja Raket Atlet Indonesia?

Koranmemo.com – Setelah mengenal tentang shuttlecock, sekarang saatnya membahas tentang alat olahraga penepak bulu angsa lain yang sangat penting, yakni raket.

Raket bulutangkis dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan titik beratnya.  Yang pertama adalah even-balanced racket, yakni raket yang titik beratnya terletak di tengah raket.  Kedua, head-heavy racket, yakni raket yang titik beratnya condong ke kepala raket.  Dan ketiga, head-ligjt racket, yakni raket yang titik beratnya condong ke gagang raket.

Head-heavy Racket

Raket dengan titik berat di kepala umumnya dipakai pemain yang ingin memiliki kekuatan smash besar, dikarenakan besarnya momentum yang didapat saat mengayunkan raket.  Dengan menitikberatkan raket di bagian kepala, maka pemain cenderung mengeluarkan tenaga lebih besar untuk mengayunkan raket.

Jadi, keuntungan raket jenis ini adalah kekuatan pukulan meningkat, namun karena berat di kepala, maka pemain bisa lebih  cepat lelah.  Apalagi jika pemain tersebut tidak mempunyai bahu yang cukup kuat atau tidak biasa memakai raket ini.

Kelemahan lainnya adalah, raket jenis ini cenderung mengurangi kecepatan ayunan raket dikarenakan beban yang lebih berat di bagian kepala raket.  Namun tentu kekuatan yang didapat dari raket ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pemain yang sudah biasa.

Head-light Racket

Sesuai namanya, raket ini akan terasa ringan di bagian kepala karena titik beratnya lebih condong ke arah gagang raket.  Keuntungan yang didapat dari raket jenis ini salah satunya adalah kecepatan ayunan.  Selain itu, berbeda dengan raket head-heavy, raket ini tidak mudah membuat bahu atau lengan penggunanya cepat lelah.

Namun, karena itu, pemain tidak diharuskan untuk menggunakan tenaga saat memukul shuttlecock.  Akibatnya adalah pukulan akan terasa lebih lemah jika dibandingkan dengan jika pemain menggunakan raket berkepala berat.

Follow Untuk Berita Up to Date