Mengaku Sanggup Bangun Ruang, Warga Ngadirejo Bawa Kabur Puluhan Juta Rupiah

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Warga Kelurahan Ngadirejo Kecamatan/Kota Kediri, Adrial Asnindar (37), ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Pesantren. Pasalnya, dia diduga melakukan penipuan terhadap Heli Santi Setyorini (36) asal Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Menurut Kasi Humas Polsek Pesantren, Aiptu Moh. Mekrot, berdasarkan hasil pemeriksaan personel Unit Reskrim, pada Jumat (9/11) 2018 lalu sekitar pukul 10.30 WIB, korban (Heli) berniat membangun rumah dan berkonsultasi dengan pelaku (Adrial).

Selanjutnya, kata Aiptu Mekrot, pelaku mengeluarkan beberapa lembar gambar rumah dan sanggup membantu memborong (membangun) dengan harga murah. “Dari situ, harga yang disepakati adalah Rp 300 juta dengan sistem diborong pelaku,” jelasnya, Jumat (22/5).

Setelah keduanya sepakat, lanjutnya, terjadi kesepakatan, korban memberi uang muka biaya pembangunan sebesar 10 persen atau Rp 30 juta, dan pembangunan akan segera dilakukan. Namun, setelah pelaku menerima uang dari korban, pelaku pergi dan tidak kembali.

Dikatakan, selain tidak memberikan kabar kepada korban, proses bangunan rumah juga tidak dilakukan. “Ternyata, uang korban sudah habis digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi. Merasa dirugikan, selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pesantren,” ujarnya.

Atas tindakannya, sambungnya, pelaku diduga melanggar Pasal 372 KUHP Subs Pasal 378 KUHP tentang penggelapan atau penipuan. “Saat ini, pelaku masih berada di ruang tahanan Kantor Polsek Pesantren untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Aiptu Mekrot menjelaskan, personel Unit Reskrim juga mengumpulkan barang bukti berupa satu lembar kuitansi tanda terima uang tertanggal 20 Februari 2020, beberapa lembar kertas gambar contoh rumah, beberapa lembar kertas permohonan izin mendirikan bangunan (IMB), beberapa lembar kertras rencana anggaran biaya bangunan rumah tipe 90, dan surat pernyataan sanggup mengembalikan uang muka rumah.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date