Mengaku Mampir ke Kos Teman, Pasangan Non Pasutri Kena Razia Satpol PP

Kediri, koranmemo.com – Dua muda-mudi MI (21) laki-laki asal Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri dan SS (19) perempuan asal Kecamatan/Kota Kediri mendapat pembinaan dari Satpol PP Kota Kediri. Kameduanya diketahui sedang berada dalam kamar kos yang berada di Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren, Senin (13/1) malam.

Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri, Agus Dwi Ratmoko menjelaskan, pasangan bukan suami istri tersebut sudah menjalani pemeriksaan dan pendataan. Selain itu, mereka juga mendapat pembinaan. “Senin malam sudah kami melakukan pembeninaan, dan meminta pihak keluarga untuk datang ke kantor Satpol PP,” jelasnya, Selasa (14/1).

Diharapkan, pembinaan yang diberikan dapat memberikan efek jera serta menjadi pembelajaran jika tindakan mereka melanggar peraturan terlebih lagi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum).

Sementara itu, dari pengakuan kedua muda-mudi itu, mereka datang ke tempat kos yang dihuni temannya. Setelah mereka tiba di kos, selang beberapa waktu teman dari MI pamit untuk menjemput pacarnya. “Nah, sebelumnya kami juga mendapat aduan masyarakat (dumas). Saat kami lakukan pemeriksaan, keduanya berada di dalam kamar,” ujarnya.

Bahkan, dari keterangan penjaga kos, kedua muda-mudi ini memang bukan penghuni kos di Kelurahan Tosaren itu. Dari hasil pemeriksaan di tempat kos, keduanya masih berpakaian rapi. “Dari pakaian masih rapi, tapi jika kondisi pintu tertutup dugaan masyarakat sudah berbeda. Karena saat ini tempat kos juga rawan disalahgunakan, jadi indikasinya melakukan tindak asusila,” imbuhnya.

Untuk kedua muda-mudi tersebut, kata Agus, pihak laki-laki sudah bekerja menjadi penjaga toko dan SS sudah lulus SMA. Petugas masih akan melakukan koordinasi baik ke pemilik atau pengelola tempat kos dan penghuni kos, karena keterangan MI maupun SS, kamar kos tersebut dihuni oleh temannya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date