Menduda Hingga Ajal Menjemput

Kediri, koranmemo.com – Warga Kelurahan Setono Pande Kecamatan Kediri Kota dibuat geger, lantaran salah satu warganya ditemukan meninggal di dalam rumah dalam keadaan sudah membusuk, Minggu (26/5) malam. Korban diketahui bernama Puguh Santoso (53) yang tinggal di Jalan Chairil Anwar Nomor 67 RT 03/RW 02 Kelurahan Setono Pande.

Korban meninggal diperkirakan lebih dari empat hari yang lalu. Pasalnya, jasad korban sudah membusuk dan menimbulkan bau menyengat, bahkan sudah banyak belatung yang mulai menggerogoti jasad. “Petugas yang mendapat laporan segera melakukan pemeriksaan, kondisi korban sudah membusuk dan dipenuhi belatung,” ucap Kanit Reskrim Polsek Kediri Kota, Iptu Karyawan Hadi, Senin (27/5).

Sebelum diketahui korban meninggal, lanjutnya, warga tiga hari terakhir mencium bau busuk dari dalam rumah korban. Selain itu, korban juga tidak pernah kelihatan lagi, setalah terkahir bertemu dengan saksi, Thomas Sudijono (70) pada hari Minggu (19/5) lalu. Petugas pun terpaksa membuka pintu rumah dengan paksa, lantaran dikunci dari dalam.

Di rumah dengan ukuran 3 meter persegi itu, korban biasa beraktifitas, beristirahat, dan melakukan pekerjaan sebagai tambal ban di depan rumah. Hampir setiap hari korban menghabiskan waktu di rumah, namun warga juga tidak pernah mengira korban mengalami serangan jantung, karena jarang mengeluh mengenai kondisi fisiknya.

Diduga, korban meninggal lantaran serangan jantung, setelah petugas melakukan visum luar dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diketahui tinggal seorang diri setelah berpisah dengan sang istri, 15 tahun yang lalu. Bahkan, sang anak juga ikut dengan ibunya dan tinggal berpisah dengan korban.

Diketahui anak korban bernama Brian Chandra Gumelar (23) warga Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kediri Kota. Pihak keluarga juga menerima kematian korban dan tidak menuntut pihak lain dengan membuat surat pernyataan. Jasad korban yang sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, dibawa ke rumah duka hari Senin (27/5) untuk prosesi pemakaman.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu