Melawan dan Berusaha Kabur, Residivis Pencuri Sapi Ditembak

Nganjuk, koranmemo.com – Tamat sudah pelarian Roni Alex Walang Etan (33) warga RT 02/RW 03 Dusun/Desa Pandean Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk. Buronan kasus pencurian sapi, diesel dan beras ini akhirnya tersungkur ditembus timah panas Unit Resmob Satreskrim Polres Nganjuk pada betisnya.

Ini setelah dia melawan dan hendak melarikan diri saat diringkus petugas di depan YPK Sekolah Kristen Gloria Jalan Kupang Indah No. 3 Sonokwijenan Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya, Senin (19/8/2019) sekitar pukul 11.00 WIB lalu.

“Yang bersangkutan melawan dan hendak melarikan diri sehingga diberi tindakan tegas terukur dengan menembak kedua betisnya untuk menghentikan langkahnya,” kata Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta saat konferensi pers, Rabu (21/8/2019).

Bersama ketiga temannya yang kini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Nganjuk, lanjut Dewa, tersangka pernah mencuri beras di gudang Dusun Sumberayung Desa Mlandangan Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk pada 6 Januari 2018 sekitar 04.30 WIB.

Selain itu juga mencuri sapi di 4 TKP, yakni pada 13 Februari 2018 di Dusun Templek Desa Rowomarto Kexcamatan Patianrowo, 17 Februari 2018 di Dusun Gerbong Desa Demangan Kecamatan Tanjunganom, 9 Maret 2019 di Dusun Wates Desa Balongrejo Kecamatan Bagor, dan pada 22 Maret 2018 di Dusun Jerukwangi Desa Banjardowo Kecamatan Lengkong.

“Barang bukti yang diamankan, selembar nota kwitansi sewa mobil, gembok yang masih terkunci yang dirusak engelnya, 20 karung bekas wadah beras, 1 unit mobil Daihatsu Xenia, 4 ekor sapi brahman dan 1 unit mobil Daihatsu Luxio,” beber Dewa.

Dari pengakuan tersangka, hasil dari tindak kejahatan digunakan untuk berfoya-foya. Tersangka juga mengaku pernah melakukan aksi penjambretan di wilayah Kecamatan Gondang. “Tersangka masuk DPO selama 4 bulan dan baru tertangkap. Dia sudah 4 kali masuk bui,” urai Dewa.

Reporter : Muji Hartono
Editor     : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date